Erick Bangga Gerakan Jumat Jempol Ajang Berkumpul Simpatisan Jokowi

Sabtu, 26 Januari 2019 - 20:05 WIB
Erick Bangga Gerakan...
Erick Bangga Gerakan Jumat Jempol Ajang Berkumpul Simpatisan Jokowi
A A A
JAKARTA - Gerakan Jumat Jempol yang mendukung pencalonan Capres dan Cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin akan menjadikan Hari Jumat sebagai hari yang berbeda menuju Pilpres 2019. Pada setiap Jumat Jempol akan dilakukan berbagai aktivitas yang melibatkan simpatisan, relawan, dan aktivis dalam bentuk diskusi dan pembahasan topik-topik ringan untuk mengenalkan visi dan misi dari Paslon 01.

Salah satunya kegiatan Jumat Jempol terkini akan berlangsung di Soehanna Hall, Energy Building, Jumat (25/2/2019). Acara yang diikuti sekitar 500 orang itu menghadirkan dua tokoh sebagai pembicara, yakni Muhammad Lutfi, mantan Dubes Indonesia untuk Jepang dan eks Menteri Perdagangan 2014 dan Andi Wijayanto, mantan Sekretaris Kabinet 2014-2015. Komedian Cak Lontong akan menjadi moderator acara.

Dalam acara yang digelar dengan format berkumpul dan ngobrol bareng itu, para pembicara dan forum yang terdiri dari banyak kalangan relawan, komunitas, dan berbagai lapisan masyarakat akan berbagi kisah-kisah inspiratif terkait Paslon 01. Mulai dari membahas kemajuan pembangunan, gosip politik, hingga kiat-kiat dalam berwirausaha serta mengembangkan ekonomi kreatif yang berguna bagi lingkungan sekitar.

Hal itu terlihat saat Muhammad Lutfi dalam menyampaikan data dan paparan bertajuk “Kemajuan Indonesia: Membangun dari Pinggir Daerah.” Ia menyatakan bahwa, di masa depan, Indonesia pada tahun 2034 akan menjadi negara nomor 4 dunia di bidang ekonomi dan terlepas dari “middle economy trap” jika konsisten menjalankan dua hal.

Pertama, investasi dalam pembangunan infrastruktur, Kedua, transfer tehnologi dengan memberikan visa free di bidang pendidikan sehingga akan banyak generasi muda Indonesia mengenyam pendidikan lebih tinggi.

"Prinsipnya saya antusias dan senang jika ada komunitas di masyarakat yang peduli dan ingin negaranya maju. Apalagi, Jumat Jempol ini diprakarsai oleh kalangan yang ingin Indonesia maju di bawah kepemimpinan Pak Jokowi dan KH Ma'ruf Amin. Jadi apapun gerakan yang punya tujuan positif dan ingin bersama-sama membangun Indonesia sebagai bangsa yang besar, saya memberikan dukungan penuh," ujar Erick Thohir, Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) capres-cawapres, Jokowi-Ma'ruf Amin.

Kegiatan Jumat Jempol sendiri akan berlangsung secara offline dan online. Dalam kegiatan offline, pelaksana kegiatan akan menyapa publik yang melakukan kegiatan-kegiatan rutin, seperti sholat Jumat, bersosialisasi sesama komunitas, atau kumpul bersama teman-teman menyambut akhir pekan. Sementara kegiatan online lebih ditujukan untuk mempopulerkan hastag #JumatJempol.

Gerakan Jumat Jempol ini diharapkan akan menjadi inspirator dan motivator bagi khalayak untuk selalu menjadikan Hari Jumat sebagai hari untuk bersikap positif, penuh optimistis, menghasilkan karya-karya terbaik bagi kemajuan Indonesia.
(kri)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Sahroni soal Roy Suryo...
Sahroni soal Roy Suryo Ditangkap: Tangkepin yang Hina Presiden dan Penyebar Hoaks
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
DPR Sesalkan Anggaran...
DPR Sesalkan Anggaran Komnas HAM yang Substantif Hanya 6 Persen, Sisanya Administratif
Tersangka Baru Kasus...
Tersangka Baru Kasus Kuota Haji Ajukan Penangguhan Penahanan
DPR: Swasembada Migas...
DPR: Swasembada Migas Sama Pentingnya dengan Swasembada Pangan
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved