Perludem Sarankan KPU Putuskan Sendiri Siapa Panelis Debat Capres

Minggu, 20 Januari 2019 - 11:33 WIB
Perludem Sarankan KPU...
Perludem Sarankan KPU Putuskan Sendiri Siapa Panelis Debat Capres
A A A
JAKARTA - Peneliti Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Fadli Ramadhanil menilai adanya kesan keraguan pada Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena memberikan kesempatan atau kemudian meminta kepada dua paslon siapa panelis yang diinginkan.

Menurutnya, inilah yang kemudian menjadi catatan sampai pada saat proses kegiatan debat‎ terjadi pergantian panelis di tengah jalan karena ketidaksetujuan dari masing-masing paslon.

"Nah makanya ini kemudian menimbulkan kesan bahwa ada keraguan dalam penyelenggara debat ini oleh KPU. Oleh sebab itu, ke depan panelis penunjukan panel ahli, penunjukan moderator yang dilakukan oleh teman-teman KPU itu tidak perlu menunggu persetujuan dari paslon," ujar Fadli dalam diskusi bertema “Evaluasi dan Rekomendasi Debat Pilpres 2019” di kawasan Setia Budi, Jakarta Selatan, Minggu (20/1/2019).

Fadli menyebut tidak masalah bila KPU meminta pertimbangan atau masukan terkait panelis. Namun yang menjadi masalah bila kemudian meminta nama atau meminta persetujuan dari kedua paslon terhadap panelis yang dipilih KPU.

"Ini menimbulkan persepsi ketidaksiapan dalam debat. Karena itu ada pergantian dua panelis saat proses persiapan debat," jelasnya.

"‎Ke depan, kami mendorong KPU enggak perlu meminta persetujuan akhir dari tim paslon dari panelis debat, cukup meminta masukan saja. ‎Keputusan akhir ada di tangan KPU," sambungnya.

Diketahui, debat perdana capres-cawapres untuk Pilpres 2019 telah dilangsungkan di Hotel Bidakara, Jakarta 17 Januari 2019. Debat diikuti oleh dua pasang Capres dan Cawapres yakni Jokowi-Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Ira Koesno dan Imam Priyono memandu sebagai moderator dengan mengangkat tema Hukum, HAM, korupsi, dan terorisme. Tim panelis debat capres perdana adalah mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia Hikmahanto Juwana, Ketua KPK Agus Rahardjo, Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik, Pakar Hukum Tata Negara dari LIPI Bivitri Susanti, dan Pakar Hukum Tata Negara Margarito Kamis.
(kri)
Berita Terkait
KPU Diminta Bikin Debat...
KPU Diminta Bikin Debat Pilpres 2024 Lebih Panas
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
KPU Pastikan Debat Capres...
KPU Pastikan Debat Capres 2024 Dihadiri Penonton
KPU Enggak Gelar Nobar...
KPU Enggak Gelar Nobar Debat Capres dan Cawapres 2024
Sirekap Ngebug, Warganet...
Sirekap Ngebug, Warganet Skeptis dengan Kemampuan Tim IT KPU
KPU: Honor Anggota KPPS...
KPU: Honor Anggota KPPS Pemilu 2024 Naik Dua Kali Lipat
Berita Terkini
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Penanganan Kasus Febrie...
Penanganan Kasus Febrie Momentum Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved