Pemerintah Diminta Jamin Hak Pemilih Seluruh Warga Negara

Kamis, 10 Januari 2019 - 12:11 WIB
Pemerintah Diminta Jamin...
Pemerintah Diminta Jamin Hak Pemilih Seluruh Warga Negara
A A A
JAKARTA - Komisi II DPR meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberi jaminan kepada seluruh warga negara Indonesia (WNI) yang memenuhi syarat untuk dapat menggunakan hak pilihnya.

Karena itu, Kemendagri perlu merampungkan program perekaman dan pencetakan e-KTP, sementara KPU harus memastikan pelayanan bagi seluruh pemilih. “WNI yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih harus mendapatkan jaminan untuk dapat menggunakan hak pilihnya,” kata Wakil Ketua Komisi II DPR Nihayatul Wafiroh membacakan simpulan rapat dengar pendapat (RDP) bersama Kemendagri, KPU, Bawaslu, dan DKPP di Ruang Rapat Komisi II, Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, tadi malam.

Perempuan yang akrab disapa Ninik ini juga meminta KPU memastikan ketersediaan waktu memilih agar selesai tepat waktu sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan tenang dan cermat. Termasuk memastikan mekanisme pelayanan dan pemenuhan hak pilih bagi seluruh pemilih baik di rumah sakit ataupun lembaga pemasyarakatan/rumah tahanan.

”Komisi II juga meminta kepada penyelenggara pemilu menjaga netralitas, etika, dan integritas dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sebagai penyelenggara,” terangnya.

Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dirjen Dukcapil) Kemendagri Zudan Arif Fakhrullah memaparkan, Kemendagri sudah me nyerahkan daftar penduduk pemilih potensial pemilu (DP4) ke KPU.

Hasilnya terdapat 196 juta pemilih dan KPU sudah selesai melakukan pencocokan dan penelitian (coklit) yang hasilnya sudah diumumkan pada 15 Desember 2018. “Tugas kami tinggal data kependudukan bersih. Dan hal-hal teknis terkait kepemiluan kami ikut kebijakan KPU,” kata Zudan.

Terkait e-KTP, lanjut Zudan, ada lima provinsi yang perekaman masih di bawah 85% atau masuk zona merah, yakni Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, dan Sulawesi Barat. Kemendagri juga terus melakukan jemput bola untuk merekam data para pemilih pemula.

“Pemilih pemula ada 2,7 juta, yang kami lakukan jemput bola di SMA kelas tiga,” ujarnya. Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, pihaknya sudah menetapkan daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHB) pada 15 Desember lalu sebanyak 1 96 juta pemilih.

Untuk WNI yang belum masuk DPT akan didata dalam daftar pemilih khusus (DPK) dan untuk pemilih yang pindah akan masuk DPT tambahan (DPTb). “Data pemilih rumah sakit dan lapas harus memenuhi syarat sebagai pemilih, kami data paling lambat 30 hari sebelum hari H untuk pastikan surat suara cukup,” kata Arief.

Menurut dia, jika jumlah pemilih di rumah sakit atau lapas sangat banyak, maka KPU akan membangun tempat pemungutan suata (TPS) di tempat tersebut. “Asal pemilih datang sebelum jam 13, akan tetap dilayani,” imbuhnya. (Kiswondari)
(nfl)
Berita Terkait
Calon Anggota KPU Ini...
Calon Anggota KPU Ini Dicecar DPR soal Ratusan Petugas KPPS Meninggal
Luncurkan Tahapan Pemilu...
Luncurkan Tahapan Pemilu 2024, KPU Minta Semua Pihak Bantu Sukseskan Pemilu
Diduga Ada Kecurangan...
Diduga Ada Kecurangan Hitung Suara Sirekap, Ini Daftar Link Lapornya
Ngotot Ingin Gelar Pilkada...
Ngotot Ingin Gelar Pilkada 2020, Pemerintah Diingatkan Tragedi Pemilu 2019
Profil 14 Calon Anggota...
Profil 14 Calon Anggota KPU, Petahana hingga Pegiat Pemilu
Punya Harta Rp9 Miliar,...
Punya Harta Rp9 Miliar, Intip Isi Garasi Ketua KPU Hasyim Asy'ari
Berita Terkini
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved