Sertijab, Ini Dua Pesan Mantan Kepala BNPB ke Doni Monardo

Rabu, 09 Januari 2019 - 17:47 WIB
Sertijab, Ini Dua Pesan...
Sertijab, Ini Dua Pesan Mantan Kepala BNPB ke Doni Monardo
A A A
JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menggelar acara sertijab dan pisah sambut antara kepala BNPB dari Laksamana Muda TNI (Purn) Willem Rampangilei kepada Letnan Jenderal TNI Doni Monardo, pada Rabu (9/1) sore, di Auditorium Graha BNPB, Jakarta Timur.

Dalam sambutannya, Willem menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pasukan kemanusiaan BNPB yang telah bekerja keras dalam penanganan bencana alam di Indonesia yang cukup banyak terjadi.

"Saya menyampaikan rasa terima kasih dan pengharagan yang sangat tinggi kepada prajurit BNPB sestama, irtama deputi, para pejabat eselon I-IV, tenaga-tenaga ahli yang sudah bekerja keras tidak pernah mengenal lelah," ucap Willem dalam sambutannya.

"Dan rasa terima kasih saya juga tunjukan kepada rekan-rekan BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) seluruh Indonesia, terima kasih kepda gubenur, bupati, wali kota," tambahnya.

Purnawirawan TNI Angkatan Laut ini juga turut menyampaikan dua pesan untuk semua elemen yang ada di BNPB, yang pertama dirinya meminta seluruh prajurit BNPB meningkatkan kinerjanya dan mendukung penuh Jenderal TNI Doni sebagai kepala BNPB yang baru sehingga BNPB semakin handal dalam memberikan pelayanan terbaik bagi bangsa.

"Kedua, jangan pernah lelah dan bosan dalam mewujudkan bangsa sebagai bangsa yang tangguh mengahadapi bencana," tuturnya.

Sementara itu, Kepala BNPB yang baru saja dilantik tadi pagi oleh Presiden Joko Widodo, Doni Mordano mengaku harus beradaptasi terlebih dahulu dengan BNPB karena ini adalah pengalaman berbeda yang dijalaninya di luar dari struktur Tentara Nasional Indonesia (TNI).

"BNPB sendiri bukan sesuatu yang asing bagi saya, karena sebelum BNPB dibentuk saya pernah terlibat dalam kegiatan penanggulan bencana seperti bencana tsunami di Aceh pada 26 Desember 2004 lalu," kata Doni.

Mantan Danjen Kopassus TNI AD ini mengaku harus banyak belajar dari para prajurit BNPB yang merupakan pasukan khusus untuk kemanusiaan yang kurang lebih diisi oleh 500 Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Saya butuh waktu untuk mendalami lebih jauh tentang semua manajemen tentang operasional apa yang sudah dikerjakan terutama penanganan bencana di NTB, Sulteng, kemudian Banten dan Lampung termasuk juga di Sulsel, dan terakhir di Sukabumi," pungkasnya.
(pur)
Berita Terkait
Momentum Reshuffle Kabinet...
Momentum Reshuffle Kabinet Jokowi
RI Berada di Ring of...
RI Berada di Ring of Fire, JK Tekankan Peringatan dan Pelatihan Soal Bencana
JK soal Kabinet Merah...
JK soal Kabinet Merah Putih: Nanti 6 Bulan Baru Kita Bisa Menilai
Pemerintah Soroti Empat...
Pemerintah Soroti Empat Isu Krusial RUU Penanggulangan Bencana
RUU Penanggulangan Bencana...
RUU Penanggulangan Bencana Ditargetkan Selesai Awal Oktober
Reshuffle Kabinet, Presiden...
Reshuffle Kabinet, Presiden Lantik 2 Menteri 1 Kepala Lembaga
Berita Terkini
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
KPK Ungkap Tahapan yang...
KPK Ungkap Tahapan yang Harus Dilalui untuk Ekstradisi Tersangka E-KTP Paulus Tannos
Terima Kunjungan Sekjen...
Terima Kunjungan Sekjen ICAPP, PKB Perkuat Jembatan Diplomasi Politik dengan Korsel
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved