Dicoretnya BW dari Panelis Debat karena Khawatir Mengganggu Kenetralan

Minggu, 06 Januari 2019 - 14:08 WIB
Dicoretnya BW dari Panelis...
Dicoretnya BW dari Panelis Debat karena Khawatir Mengganggu Kenetralan
A A A
JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Hasto Kristiyanto menyebut, dicoretnya mantan wakil ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) dari daftar panelis karena masyarakat telah mengetahui bahwa BW merupakan bagian dari tim kampanye Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI Jakarta 2017 lalu. Saat ini pun Sandiaga Uno maju di Pilpres 2019 dan dikhawatirkan mengganggu kenetralannya saat menjadi panelis debat kandidat.

"Masyarakat tahu dia jadi bagian kampanye dari banyak Pilkada kemudian menjadi tim kampanye dari Pak Sandi dalam Pilkada DKI, kemudian menjadi tim transisi. Jadi ini bagian dari upaya menjaga marwah KPU itu sendiri dan ini muncul dari bawah. Kami hanya merespons berbagai aspirasi yang diberikan," ujar Hasto di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (6/1/2019).

Sekjen PDIP ini menuturkan, karena alasan itulah pihaknya dan masyarakat ingin panelis yang tidak berpihak. Hal ini juga bagian dari pengawasan masyrakat yang ingin independesi panelis terjaga.

"Dengan demikian ada energi positif dari masyarakat untuk membawa KPU sebagai penyelanggara pemilu yang independen, mandiri, karena itu seluruh proses debat dimulai dari panelisnya, moderatornya, itu harus bebas dari kepentingan politik partisan," kata Hasto.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan enam orang menjadi panelis debat perdana pasangan capres dan cawapres. Keenam panelis itu pakar hukum internasional Hikmahanto Juwana, mantan Ketua Mahkamah Agung Bagir Manan, dan Ketua Komnas HAM Ahmad Taufan Damanik.

Kemudian, pengajar hukum tata negara dan hukum administrasi negara Bivitri Susanti, hukum tata negara Margarito Kamis dan Ketua KPK Agus Rahardjo. Sementara mantan Ketua KPK Bambang Widjojanto dan Koordinator Indonesia Corruption Watch (ICW) Adnan Topan Husodo dicoret dari daftar panelis.

"Panelis akhirnya kita memutuskan hanya ada enam setelah kita tadi malam bersepakat bersama membahas ada Bawaslu, ada tim paslon 01 dan 02," ujar Ketua KPU, Arief Budiman di Hotel Mandarin, Jakarta, Sabtu (5/1/2019).
(whb)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Kabar Duka, Mantan Dubes...
Kabar Duka, Mantan Dubes Prof Bachtiar Aly Meninggal Dunia
Prabowo, Jokowi, SBY...
Prabowo, Jokowi, SBY Kompak Hadiri Pernikahan Putra Boy Thohir
Hasto Singgung Febrie...
Hasto Singgung Febrie Tak Diborgol: Peringatkan Bahaya Ketidakadilan Hukum
Hari Mangrove Sedunia,...
Hari Mangrove Sedunia, Pemerintah dan APHI Dorong Pengelolaan Berkelanjutan
Prabowo Bentuk 7 Kejari...
Prabowo Bentuk 7 Kejari Baru Lewat Perpres 40 Tahun 2026, Raja Ampat hingga Pangandaran Masuk Daftar
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Infografis
10 Figur Publik Penerima...
10 Figur Publik Penerima Beasiswa LPDP, dari Mutiara Baswedan hingga Maudy Ayunda
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved