Pengadaan Alutsista Fokus Potensi Ancaman Nyata

Kamis, 27 Desember 2018 - 20:49 WIB
Pengadaan Alutsista...
Pengadaan Alutsista Fokus Potensi Ancaman Nyata
A A A
JAKARTA - Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan pengadaan Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) ke depan akan difokuskan pada potensi ancaman yang nyata.

"Sejak awal saya sudah menyampaikan supaya alutsista disesuaikan dengan ancaman nyata," kata Ryamizard dalam konferensi pers laporan akhir tahun Kementerian Pertahanan di Kawasan Imam Bonjol, Jakarta, Kamis (27/12/2018).

Purnawiran bintang empat ini menegaskan, sejak awal Kabinet Kerja, dirinya telah menyampaikan tidak ada perang terbuka antara negara saat ini. Sehingga ancaman peperangan menurutnya belum nyata. "Saat ini belum ada ancaman nyata terhadap Indonesia. Tetapi bila sudah menjadi nyata dan mengganggu keutuhan negara, baru kita perang. Kita perang total," tegas dia.

Ancaman nyata saat ini, kata Ryamizard, adalah terorisme, bencana alam, pemberontakan, ancaman perbatasan, pencurian ikan, wabah penyakit, perang intelijen dan narkoba.

Oleh karena itu, Kemhan akan memastikan pengadaan alutsista ke depan diperuntukkan bagi sejumlah ancaman nyata itu. "Kalau dulu masih saya sodorkan. Ke depan harus ada," ujar dia.

Ryamizard mencontohkan dari sisi pertahanan menghadapi bencana, Indonesia harus memiliki alutsista mitigasi bencana alam, pencarian korban dan penyelamatan (SAR). "Bagaimana bisa mengetahui potensi bencana alam, serta penanganan bencana. Misal, dengan pesawat, yang bisa mencapai titik bencana dalam hitungan jam sehingga korban jiwa bisa diminimalkan," ucapnya.

Kemudian dari sisi pertahanan terhadap wabah penyakit, Indonesia harus memiliki alat pendeteksi suhu tubuh manusia, baik di pelabuhan dan bandar udara, secara cukup. "Jadi masalah alutsista untuk ancaman nyata ke depan harus dilaksanakan," terangnya.
(pur)
Berita Terkait
Alpalhankam Rp1.700...
Alpalhankam Rp1.700 Triliun, Pengamat: Itu Rasional, Kita yang Tak Konsisten
Kemhan Perkirakan 13...
Kemhan Perkirakan 13 Radar GCI Buatan Thales dan PT LEN Rampung 2026
Pengadaan Alutsista...
Pengadaan Alutsista TNI Harus Didukung Anggaran Perawatan dan Inhan Dalam Negeri
Kemhan Akan Gelar Pameran...
Kemhan Akan Gelar Pameran Industri Alutsista Terbesar se-Asia Tenggara
Wamenhan Ungkap Sulitnya...
Wamenhan Ungkap Sulitnya Pengadaan Alutsista Baru
Mantan Sekjen Kemhan...
Mantan Sekjen Kemhan Kritik Prabowo Beli Alutsista Bekas, Ini Penjelasannya
Berita Terkini
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved