PDIP Akan Genjot Kader Banteng Menangkan Jokowi-Ma'ruf di Banten
Kamis, 20 Desember 2018 - 10:36 WIB
PDIP Akan Genjot Kader Banteng Menangkan Jokowi-Ma'ruf di Banten
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP PDIP bidang Organisasi, Djarot Saiful Hidayat mengatakan Safari Kebangsaan ke-IV ke sejumlah wilayah Banten untuk membangun soliditas partai. Karenanya, safari untuk 'menggenjot' kader 'banteng' bagaimana infrastruktur partai sampai tingkat anak ranting di Banten bergerak memenangkan pileg dan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam satu tarikan nafas sekaligus.
"Karena partai yang paling lengkap memiliki struktur, itu salah satunya PDIP. Kemudian, disampaikan oleh Pak Hasto (Sekjen PDIP) kita memang tidak perlu jual saham," ujar Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (20/12/2018).
Djarot menjelaskan bahwa maksud tidak sampai menjual saham adalah konsolidasi partai tidak perlu menelan biaya mahal. Sebab, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu memiliki infrastruktur partai yang lengkap sampai tingkat bawah. Menurutnya, tidak sampai menjual saham seperti yang dilakukan oleh kubu sebelah.
Bagi mantan Gubernur DKI Jakarta itu, saham utama PDIP adalah rakyat yang menikmati kebijakan pemerintahan Jokowi-JK. Djarot mengaku yakin dengan rakyat merasa memiliki dan menginginkan pembangunan berkelanjutan yang dilakukan Presiden Jokowi maka akan memilih Jokowi kembali.
"Nah, Banten adalah salah satu provinsi yang penting karena penyangga Ibu Kota Jakarta, dan banyak yang menyampaikan kepada kami, Banten masih agak kurang kuat, maka perlu kita perkuat secara khusus," jelasnya.
Sementara itu, Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan PDIP tidak perlu sampai menjual politik untuk berpolitik dan menggalang kekuatan rakyat. Hasto menganggap saham politik yang dimiliki PDIP hanya lah rakyat.
Sambil memamerkan jaket baru yang akan dikenalkan pada saat ulang tahun PDIP Januari 2019 nanti, Hasto menyebut untuk membuat jaket keren tersebut tanpa harus merogoh kocek yang dalam, apalagi sampai menjual saham. Cukup menurutnya, menggunakan dana gotong royong partai.
"Jadi ada ruang kreatifitas yang dibuka oleh seluruh kader partai melalui redme katalog, redme.id jadi sekaligus akan digelar di acara HUT, jadi bisa laris manis. Ini buatan dalam negeri dari Bandung," pungkasnya.
"Karena partai yang paling lengkap memiliki struktur, itu salah satunya PDIP. Kemudian, disampaikan oleh Pak Hasto (Sekjen PDIP) kita memang tidak perlu jual saham," ujar Djarot di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (20/12/2018).
Djarot menjelaskan bahwa maksud tidak sampai menjual saham adalah konsolidasi partai tidak perlu menelan biaya mahal. Sebab, partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu memiliki infrastruktur partai yang lengkap sampai tingkat bawah. Menurutnya, tidak sampai menjual saham seperti yang dilakukan oleh kubu sebelah.
Bagi mantan Gubernur DKI Jakarta itu, saham utama PDIP adalah rakyat yang menikmati kebijakan pemerintahan Jokowi-JK. Djarot mengaku yakin dengan rakyat merasa memiliki dan menginginkan pembangunan berkelanjutan yang dilakukan Presiden Jokowi maka akan memilih Jokowi kembali.
"Nah, Banten adalah salah satu provinsi yang penting karena penyangga Ibu Kota Jakarta, dan banyak yang menyampaikan kepada kami, Banten masih agak kurang kuat, maka perlu kita perkuat secara khusus," jelasnya.
Sementara itu, Sekjen DPP PDIP, Hasto Kristiyanto menegaskan PDIP tidak perlu sampai menjual politik untuk berpolitik dan menggalang kekuatan rakyat. Hasto menganggap saham politik yang dimiliki PDIP hanya lah rakyat.
Sambil memamerkan jaket baru yang akan dikenalkan pada saat ulang tahun PDIP Januari 2019 nanti, Hasto menyebut untuk membuat jaket keren tersebut tanpa harus merogoh kocek yang dalam, apalagi sampai menjual saham. Cukup menurutnya, menggunakan dana gotong royong partai.
"Jadi ada ruang kreatifitas yang dibuka oleh seluruh kader partai melalui redme katalog, redme.id jadi sekaligus akan digelar di acara HUT, jadi bisa laris manis. Ini buatan dalam negeri dari Bandung," pungkasnya.
(kri)