Markas Pemenangan Prabowo-Sandi Pindah ke Jateng, PDIP: Itu Sensasi
Kamis, 13 Desember 2018 - 15:06 WIB
Markas Pemenangan Prabowo-Sandi Pindah ke Jateng, PDIP: Itu Sensasi
A
A
A
JAKARTA - Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menganggap rencana Badan Pemenangan Nasional (BPN) pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno yang akan memindahkan markas pemenangan mereka dari Jakarta ke Jawa Tengah itu sensasi.
"Itu malah meningkatkan soliditas kami. Dulu Sudirman Said ingin mengambil kandang banteng buktinya gak bisa," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Menurut Hasto, pihaknya tak khawatir dengan rencana kubu Prabowo tersebut. Karena hal tersebut dianggap tak akan berhasil. Meski demikian, kader Banteng, sebutan Kader PDIP akan masif turun ke bawah untuk mengamankan suara partai dan pasangan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf mengatakan, keyakinan Sudirman bisa meraup suara hingga 50 persen di Jateng adalah klaim sepihak. Karenanya, ia membiarkan klaim sepihak tersebut.
"Kalau dari survei kami PDIP saja 46,6 persen, Elektabilitasnya kami terus kerjasama dengan parpol pendukung pak Jokowi. Kalau pak Sudirman Said aktif juga baru setelah mau jadi Calon," tandasnya.
"Itu malah meningkatkan soliditas kami. Dulu Sudirman Said ingin mengambil kandang banteng buktinya gak bisa," ujar Hasto di Kantor DPP PDIP, Jakarta, Kamis (13/12/2018).
Menurut Hasto, pihaknya tak khawatir dengan rencana kubu Prabowo tersebut. Karena hal tersebut dianggap tak akan berhasil. Meski demikian, kader Banteng, sebutan Kader PDIP akan masif turun ke bawah untuk mengamankan suara partai dan pasangan Jokowi-KH. Ma'ruf Amin.
Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Jokowi-Ma'ruf mengatakan, keyakinan Sudirman bisa meraup suara hingga 50 persen di Jateng adalah klaim sepihak. Karenanya, ia membiarkan klaim sepihak tersebut.
"Kalau dari survei kami PDIP saja 46,6 persen, Elektabilitasnya kami terus kerjasama dengan parpol pendukung pak Jokowi. Kalau pak Sudirman Said aktif juga baru setelah mau jadi Calon," tandasnya.
(pur)