Komnas HAM: Proses Kasus Penembakan di Papua Secara Transparan

Rabu, 05 Desember 2018 - 12:59 WIB
Komnas HAM: Proses Kasus...
Komnas HAM: Proses Kasus Penembakan di Papua Secara Transparan
A A A
JAKARTA - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta agar aparat penegak hukum untuk memproses secara transparan terkait peristiwa penembakan yang menewaskan puluhan orang di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.

"Kami mendorong betul partisipasi aktif dalam penegakan hukum, supaya penegak hukum memproses ini secara transparan dan adil bagi korban," ujar Koordinator Pemajuan HAM Beka Ulung Hapsara di kantor Komnas HAM, Rabu (5/12/2018).

Menurut Beka, membawa keadilan bagi korban penembakan di Papua sangat penting. Terlebih penjatuhan sanksi terhadap pelaku penembakan harus jelas dan adil.

"Kalo misalnya penembakan ini adalah kriminal saya rasa aparat penegak hukum harus memproses itu sampai ke pengadilan dan menjatuhkan hukuman seadil-adilnya pada pelaku," jelas Beka.

Komnas HAM, kata Beka, juga turut mencari data dan fakta terkait kasus penembakan ini. Pihaknya akan mewawancarai masyarakat hingga DPRD agar datanya tidak sepihak.

Karena selama ini Komnas HAM hanya mendapatkan data dari aparat penegak hukum saja.

"Berdasarkan keputusan sidang paripurna akan mengadakan studi yang kompreshensif bagaimana soslusi untuk Papua. Bagaimana aspek misalnya dari pendekatan keamanannya, dari pemenuhan aspek HAM, baik sipil, hak sipil politik, ekonomi, sosial budaya," ungkapnya.

"Dan bagaimana pelibatan masyarakat Papua dalam mencari solusi bersama. Supaya solusi itu tidak hanya datang dari Jakarta saja. Tapi jugaharus melibatkan masyarakat Papua. Sehingga dalan porsi yang seimbang. Karena itu akan memberikan rasa aman," tutupnya.
(pur)
Berita Terkait
Kasus HAM Berat Paniai,...
Kasus HAM Berat Paniai, Berkas Tersangka SI Dilimpahkan Tahap Pertama
Penilaian Komnas HAM...
Penilaian Komnas HAM Soal Perkembangan Hak Asasi Manusia di Indonesia
Penyelesaian Kasus Pelanggaran...
Penyelesaian Kasus Pelanggaran HAM Berat Dinilai Jalan di Tempat
Komnas HAM Ungkap Banyak...
Komnas HAM Ungkap Banyak Rekomendasinya Tak Ditindaklanjuti Maksimal
Perlindungan Warga Sipil...
Perlindungan Warga Sipil Jadi Kunci Keberlanjutan Pembangunan Papua
Pansel Ajukan Kriteria...
Pansel Ajukan Kriteria Khusus bagi Calon Anggota Komnas HAM
Berita Terkini
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Belum Selesai Diperiksa, 2 Mobil Tahanan Siaga di Kejagung
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved