Galang Suara Migran Hong Kong, JKSN Target 80% untuk Jokowi-Ma’ruf

Senin, 26 November 2018 - 04:11 WIB
Galang Suara Migran...
Galang Suara Migran Hong Kong, JKSN Target 80% untuk Jokowi-Ma’ruf
A A A
HONG KONG - Penggalangan dukungan oleh Jaringan Kiai Santri Nasional (JKSN) untuk pemenangan pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres 2019 terus dilakukan. Minggu (25/11/2018) pagi, JKSN bersama ribuan para pekerja migran yang ada di Hong Kong dan Macau berkumpul di Victoria Park untuk deklarasi dukungan pemenangan capres dan cawapres nomor urut 1 tersebut.

Kondisi cuaca hujan rintik di Victoria Park sejak pagi tak mematahkan semangat ribuan pekerja migran dan rombongan JKSN dari Indonesia. Mereka tetap kompak bertahan mengikuti kegiatan deklarasi pemenangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin hingga acara selesai.

Ketua JKSN M Roziqi mengatakan rombongan JKSN begitu terkesan dengan semangat dan antusiasme WNI yang bekerja menyambung hidup di Hong Kong dan Macau ini dalam mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. “Dengan deklarasi ini, saya melihat antusiasme WNI migran ini luar biasa, bahkan ada hujan mereka tetap antusias. Kami menilai ada keikhlasan dan ketulusan untuk mendukung, membantu memenangkan Pak Jokowi," ujar Roziqi.

Dalam memberikan dukungan, para pekerja migran memiliki penilaian yang objektif dan sesuai realita. Dimana para pekerja migran tersebut merasakan kemudahan dan juga terbantu dengan kebijakan yang dibuat semasa pemerintahan Jokowi empat tahun ini. Salah satunya penghapusan Kartu Tenaga Kerja Luar Negeri (KTLN) dan penghapusan airport tax.

Begitu juga dengan pembangunan infrastruktur yang dilakukan di Indonesia. Para tenaga migran saat pulang ke kampung halaman banyak yang merasakan kemajuan infrastruktur bahkan di daerah mereka tinggal.

"Jadi saya melihatnya dari sisi komitmen mereka luar biasa. Dari sisi keyakinan mereka kompak dan solid," tambah Roziqi.

Lebih lanjut, Roziqi menegaskan dengan membentuk struktur JKSN Hong Kong dan Macau, pihaknya optimistis bahwa Jokowi akan menang kembali di Pilpres 2019. Bahkan target yang dipatok lebih tinggi dibandingkan kemenangan Jokowi di Hong Kong-Macau di Pilpres 2014 yang lalu.

"Targetnya bisa menang 80 persen. Kalau di Pilpres 2014 lalu Pak Jokowi menang 74 persen," tegasnya.

Menurut Roziqi, Hong Kong dan Macau ini adalah wilayah yang strategis lantaran banyak WNI yang bekerja sebagai migran. Ada sebanyak 300 ribu WNI yang ada di Hong Kong dan Macau.

Mereka mayoritas juga tergabung dalam organisasi Muslimat NU yang dipimpin oleh Khofifah Indar Parawansa yang tak lain menjabat sebagai Ketua Dewan Pengarah JKSN dan Gubernur Jawa Timur terpilih 2019-2024.

Hal senada juga disampaikan oleh KH Asep Syaifuddin Chalim. Kiai tersohor di Indonesia itu mengatakan bahwa Indonesia butuh pemimpin yang bijaksana dan taat beragama. Ia mengajak para pekerja migran untuk memilih sosok pemimpin yang salatnya rajin.

"Beliau salatnya di awal waktu dan cara salatnya baik. Semoga yang belum memilih Pak Jokowi mendapatkan hidayah untuk bisa memilih Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin," tegas Kiai Asep.

Sementara itu Khofifah mengatakan bahwa deklarasi yang dilakukan di Hongkong itu sudah ditunggu lama oleh para tenaga migran. Bahkan yang ngotot meminta JKSN segera deklarasi di Hongkong adalah para WNI yang ada di sana.

"Mereka yang meminta kita segera deklarasi di Hong Kong. Mereka juga meminta supaya ada forum-forum khusus nantinya," kata Khofifah.

Tidak hanya itu, Khofifah menyebut bahwa deklarasi ini juga sekaligus sebagai verifikasi ke masyarakat migran. Sebab selama ini banyak yang masih bertanya-tanya kemana arah dukungan Khofifah dan Pilpres 2019.

Oleh sebab itu dengan deklarasi ini ia berharap semua menjadi klir bahwa Khofifah bersama JKSN menggalang dukungan untuk Jokowi-Ma'ruf Amin. "Deklarasi ini akan menjadi verifikasi bagi yang masih menanyakan Khofifah kemana arah dukungannya. Sehingga mereka bisa menyampaikan ke keluarganya bahwa Khofifah bersama Jokowi," pungkas Khofifah.
(kri)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
PKB Jabar Fest, Gus...
PKB Jabar Fest, Gus Muhaimin: Kita Tak Butuh Pemimpin Pencitraan
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Noel Divonis 4,5 Tahun...
Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara, KPK Tidak Ajukan Banding
5 Peristiwa Politik...
5 Peristiwa Politik Pekan Ini: Said Iqbal Jadi Penasihat Presiden, Prabowo Terima JK, hingga Mahasiswa Turun ke Jalan
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved