Sidang Interpol, Kapolri Beri Jurus Hadapi Tantangan Era Modern

Senin, 19 November 2018 - 13:41 WIB
Sidang Interpol, Kapolri...
Sidang Interpol, Kapolri Beri Jurus Hadapi Tantangan Era Modern
A A A
JAKARTA - Tugas kepolisian akan semakin berat. Hal ini karena potensi gangguan keamanan semakin banyak akibat perkembangan teknologi, seperti kejahatan siber secara lintas negara atau transnasional.

“Oleh karena itu, peningkatan kapasitas personel agar mampu beradaptasi dengan perkembangan situasi terkini menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan,” kata Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian saat memaparkan tentang gagasan dan analisis strategis terkait tantangan tugas pemolisian di era modern dalam Sidang Umum Interpol ke-87 di Dubai, Uni Emirat Arab.

Melalui keterangan tertulisnya, Senin (19/11/2018), Tito mengatakan faktor lain yang tidak kalah penting adalah kemampuan dalam membangun jaringan, berkomunikasi, berkoordinasi dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum dari berbagai negara di dunia.

Kapolri menceritakan pengalaman dan strategi yang diterapkan dalam menghadapi tantangan pemolisian di era modern. Salah satunya mengembangkan inovasi berbasis teknologi dalam aktivitas kepolisian yang dilaksanakan oleh Polri. “Seperti pengembangan teknologi digital forensik, teknologi berbasis IT dalam penegakan hukum dan teknologi berbasis IT dalam penyelenggaraan pelayanan publik,” ujarnya.

Ia melihat peran Interpol sebagai lembaga koordinatif bagi institusi kepolisian negara-negara di dunia semakin penting. Menurutnya, Polri bisa berhasil menegakkan hukum terhadap kejahatan transnasional berkat dukungan Interpol juga.

“Interpol telah mempermudah dan mendukung keberhasilan Polri dalam melaksanakan penegakan hukum berbagai kejahatan lintas negara/transnasional,” jelasnya.

Di samping itu, Tito mengaku senang banyak institusi kepolisian di berbagai negara yang mengadopsi pemikiran dan gagasannya terutama tentang penanggulangan dan pencegahan terhadap kejahatan terorisme.

Salah satu yang paling fenomenal dan mendapatkan pengakuan global adalah keberhasilan penerapan strategi soft approach dan hard approach secara simultan dalam penanggulangan terorisme di Indonesia. “Kini, Polri telah diakui sebagai salah satu praktik manajemen kepolisian terbaik di dunia,” tandasnya.
(poe)
Berita Terkait
Cegah Aksi Terorisme,...
Cegah Aksi Terorisme, Ini yang Dilakukan Polri
Aksi Terorisme Mabes...
Aksi Terorisme Mabes Polri, Presiden : Tingkatkan Kewaspadaan
Presiden Jokowi Ajak...
Presiden Jokowi Ajak Masyarakat Bersatu Lawan Terorisme
Gerak Cepat Densus 88...
Gerak Cepat Densus 88 Antiteror Polri Tangani Terorisme Diapresiasi
Polri Waspadai Ancaman...
Polri Waspadai Ancaman Teror pada Pemilu 2024
Polri Telusuri Dugaan...
Polri Telusuri Dugaan Hasil Donasi ACT Disalahgunakan untuk Aktivitas Terlarang
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved