Sandiaga Lebih Getol Kampanye, Prabowo Dinilai Tunggu Momentum

Sabtu, 17 November 2018 - 05:11 WIB
Sandiaga Lebih Getol...
Sandiaga Lebih Getol Kampanye, Prabowo Dinilai Tunggu Momentum
A A A
JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Uno lebih sering tampil dan melakukan kunjungan ke berbagai daerah untuk bersosialisasi ketimbang partnernya, Prabowo Subianto.

Sandiaga sempat berdalih bahwa dirinya lebih sering tampil ketimbang Prabowo lantaran dia masih kurang dikenal. Sementara Prabowo, kata Sandi, lebih dominan menanggapi isu-isu strategis sesuai rancangan dan strategi pemenangan di Pilpres 2019.

Pengamat Politik, Pangi Syarwi Chaniago berpendapat fenomena itu tidak bisa dilihat secara normatif saja. Lebih dari itu, jarangnya Prabowo tampil di hadapan publik sebagai capres bisa diasumsikan dalam dua perspektif.

Pertama, Prabowo masih menganggap waktu penyelenggaraan Pilpres 2019 masih panjang sehingga dibutuhkan strategi yang tepat. Kedua, lanjut Pangi, karena memang mantan Danjen Kopassus itu tidak serius dalam memenangi pilpres.

“Asumsi saya bisa saja memang Prabowo tidak serius (maju),” ujar Direktur Eksekutif Voxpol Center itu di Jakarta, Jumat (16/11/2018).

Dia menduga, Prabowo hanya ingin menyelamatkan partai Gerindra di Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019. Pangi berpendapat, Prabowo juga melihat survei yang cenderung menampilkan elektabilitasnya yang masih stagnan.

Pangi melanjutkan, Prabowo dan Sandiaga punya kepentingan masing-masing maju di pilpres mendatang. Prabowo ingin menyelamatkan Gerindra dan Sandiaga ingin berinvestasi untuk kontestasi politik di 2024 mendatang. Karena itulah, pada persiapan Pilpres 2019 Prabowo terlihat hanya Sandiaga yang sibuk bersosialisasi.

"Bagi Prabowo, kalah pun enggak masalah. Sandi juga enggak ada beban karena itu adalah itu modal buat Sandiaga untuk di 2024,” ungkap Pangi.

Merujuk dari ketidakseriusan Prabowo dan Sandi itulah, Pangi menilai wajar jika Partai Demokrat tidak all out ikut memenangkan Prabowo-Sandiaga. Demokrat bahkan lebih mementingkan dan fokus untuk menang di Pileg 2019.

Karena alasan itupula Demokrat berpikir pragmatis dan membebaskan kader-kadernya untuk memilih Prabowo atau Jokowi di Pilpres 2019 nanti. Begitu juga dengan PAN, menurut Pangi, sudah menjawab bahwa mereka tidak akan serius di pilpres dan justru serius di pileg.

Kendati demikian, dia berharap, jarang tampilnya Prabowo murni karena menunggu momentum. Prabowo menganggap waktu masih panjang dan sedang merancang strategi yang tepat untuk memenangkan pertarungan.

“Ini tidak bagus bagi sistem perpolitikan dan demokrasi di Indonesia,” tutup Pangi.
(kri)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Sandi Masuk Kabinet,...
Sandi Masuk Kabinet, Jokowi Resmi Rangkul Sepasang Lawan di Pilpres 2019
Sandiaga Uno Berikan...
Sandiaga Uno Berikan Buku Perjalanan Pilpres 2019 ke Prabowo
Eks Relawan Prabowo-Sandi...
Eks Relawan Prabowo-Sandi Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi,...
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi, Mana Lebih Disuka Pemilih Muslim?
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Berita Terkini
KPK Tahan 3 Tersangka...
KPK Tahan 3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jawa Timur
Mendagri Apresiasi 10...
Mendagri Apresiasi 10 Calon Wisudawan Terbaik IPDN Angkatan XXXIII dari Beragam Latar Belakang
Apresiasi Penunjukan...
Apresiasi Penunjukan Sudaryono sebagai Kepala BGN, Amos Simanjuntak: Pilihan Tepat
Perludem Usulkan MMP,...
Perludem Usulkan MMP, Partai Perindo Sebut Jadi Alternatif Solutif Reformasi Pemilu
Kepala BGN Sudaryono:...
Kepala BGN Sudaryono: Kami Bukan Superman, Siap Terima Masukan
Dirjen Imigrasi Sebut...
Dirjen Imigrasi Sebut Pencekalan Febrie Adriansyah Masih Berlaku
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved