Dukung Jokowi, TKBM Minta Perhatikan Kesejahteraan Buruh Pelabuhan

Kamis, 15 November 2018 - 18:35 WIB
Dukung Jokowi, TKBM...
Dukung Jokowi, TKBM Minta Perhatikan Kesejahteraan Buruh Pelabuhan
A A A
JAKARTA - Puluhan pekerja dari Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Tanjung Priok mendeklarasikan dukungan kepada pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Deklarasi digelar di Cafe Kopi Politik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (15/11/2018).

Ketua Koperasi TKBM, Suparman mengatakan, keberpihakan Jokowi terhadap buruh pelabuhan ternyata bukan omong kosong. Dia mengatakan, deklarasi ini sebagai bentuk ucapan terima kasih dan dukungan agar capres nomor urut 01 ini kembali menang pada 2019.

"Itulah yang membuat suara kami bulat untuk mendukung Bapak Jokowi dua periode," kata Suparman.

Suparman menjelaskan, TKBM adalah koperasi beranggotakan 2.400 orang. Menurut Suparman, ini satu-satunya badan usaha yang menjadi wadah pengelola TKBM yang anggotanya sudah mendapat registrasi dari otoritas pelabuhan, Pelindo.

Selain ribuan anggota TKBM, ada juga 700 anggota dispensasi yang telah bulat mendukung Jokowi. Suparman mengatakan, deklarasi hingga sosialisasi telah dilakukan diusun-rusan buruh TKBM.

"Target kami sekitar 10 ribu suara. Kan mereka juga mendorong keluarganya serta para tetangga," kata Suparman.

Dia menambahkan, dukungan kepada Jokowi-Ma'ruf merupakan kesepakatan bersama yang diambil melalui mekanisme musyawarah anggota.

Salah satu alasan yang muncul di kalangan pekerja, Jokowi dianggap berhasil meningkatnya produktivitas di pelabuhan dengan sistem dwelling time.

"Sekarang ini dwelling time makin cepat, kalau dulunya 4-6 hari, sekarang bisa sampai 2-3 hari," ujar Suparman.

Suparman berharap, pemerintah lewat otoritas pelabuhan lebih memperhatikan para buruh pelabuhan.

"Kami melihat secara realistis program kerja Bapak Jokowi sangat nyata. Kami tidak ingin janji-janji tapi bukti nyata, ini sudah diberikan oleh Bapak Jokowi selama kepimpinannya. Jangan kemudian program yang sudah berjalan tidak didukung," kata Suparman.
(dam)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Tiyo Eks Ketua BEM UGM...
Tiyo Eks Ketua BEM UGM Mengaku Ditawari Miliaran Rupiah dari Lembaga Berbintang, Ini Respons TNI
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved