Politik Genderuwo dan Sontoloyo Satu Geng Politik Gaya Lama

Senin, 12 November 2018 - 00:30 WIB
Politik Genderuwo dan...
Politik Genderuwo dan Sontoloyo Satu Geng Politik Gaya Lama
A A A
TANGERANG - Ketua Umum DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie memiliki pandangan mengenai Politik Genderuwo dan Politikus sontoloyo yang pernah disinggung Presiden Jokowi.

Pandangan itu disampaikan Grace saat memberikan sambutan Festival 11 sekaligus HUT PSI ke-4 di ICE, BSD Serpong, Selatan, Minggu (11/11/2018).

Menurut Grace, politik genderuwo dan politikus sontoloyo satu geng yang kerap menakut-nakuti masyarakat khususnya generasi muda. "Politik gaya lama adalah politik yang gemar menyebar ketakutan. Politisi genderuwo, kalau kata Bro Jokowi," ujar Grace.

Bagi Grace, ada perbedaan yang bisa dicerna antara generasi optimis dengan politikus lama. Menurut Grace, politikus kuno sering menganggap negara lain sebagai ancaman. Sementara generasi optimis akan menempatkan negara lain sebagai tantangan yang optimis.

Maka, kata Grace tak heran para politikus kuno itu disebutnya sering berpidato dan janji yang aneh-aneh. "Akan menyetop seluruh impor-lah, bahaya asing-lah," ungkapnya.

Selain itu, Grace juga menyebut para politisi penebar ketakutan, selalu berada di kumpulan bersama politisi sontoloyo. Politisi yang gemar menyebar isu SARA dan hoaks.

Presiden Jokowi yang tersenyum sepanjang pidato Grace, mengapresiasi pola pikir PSI. Menurut Jokowi, memang para politis muda harus bisa menjadi lebih baik.

"Keinginan ini hanya bisa didukung oleh ekosistem yang kondusif, maka akan kita dukung dengan ekosistem yang positif," kata Jokowi.

Capres nomor urut 01 itu berikrar tak akan menebar pesimisme. Indonesia harus diberi energi positif untuk maju, bukan pesimisme yang mendorong pada kehancuran. Maka pemerintah akan terus menumbuhkan suasana yang penuh harapan.

"Anak muda harus diberi harapan dan bukan ketakutan," ujar Jokowi dalam sambutannya.
(pur)
Berita Terkait
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: Mayoritas Pemilih Jokowi di Pilpres 2019 Dukung Ganjar-Mahfud
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Ganjar Cerita Kedekatan...
Ganjar Cerita Kedekatan dengan Mahfud MD, Diskusi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Berita Terkini
KPK Perpanjang Penahanan...
KPK Perpanjang Penahanan Eks Wamen Imipas Silmy Karim Cs selama 40 Hari
Prabowo Teken UU Polri,...
Prabowo Teken UU Polri, Pakar Optimistis Kepolisian Jadi Institusi yang Modern dan Presisi
6 Poin Pernyataan Roy...
6 Poin Pernyataan Roy Suryo dan Dokter Tifa setelah Penahanan Ditangguhkan
Tim Hukum Merah Putih:...
Tim Hukum Merah Putih: Tawaran RJ untuk Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukan Ajakan Jokowi
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved