Kakek Dianugerahi Gelar Pahlawan, Ini Kenangan Anies Baswedan

Kamis, 08 November 2018 - 17:44 WIB
Kakek Dianugerahi Gelar...
Kakek Dianugerahi Gelar Pahlawan, Ini Kenangan Anies Baswedan
A A A
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengapresiasi langkah pemerintah yang menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada kakeknya, Abdurrahman Baswedan.

Anies bercerita, proses penganugerahan ini dimulai pada 2010. Nama Abdurrahman Baswedan saat itu diusulkan pertama kali dari Daerah Istimewa Yogyakarta.

"Karena memang almarhum akhir hayatnya menghabiskan waktu di Yogya," kata Anies di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (8/11/2018).

Sebagai cucu yang tinggal serumah dengan kakeknya, mulai bayi sampai SMA, kenangan tentang Abdurrahman melekat kuat di ingatan Anies. Salah satunya tentang surat-surat yang dikirim Abdurrahman ke sejumlah redaksi media massa.

Sebagai seorang wartawan, Anies menyebut kakeknya aktif menulis kolom. Setiap hari, seumur hidup. "Saya waktu itu bagian mengantarkan ke kantor pos. Ketika SD saya bagian mengetik kalau beliau mendiktekan," kenang Anies.

Ada satu kenangan unik saat Anies bertugas mengetik kolom yang didiktekan kakeknya. Setiap Anies mengetikkan kolom, di ujung surat Abdurrahman selalu mengatakan, 'surat ini saya diktekan pada cucu saya Anies'.

Anies mengaku bangga sekali mendapat tugas mengetik. Kemudian hari, dia baru tahu, bahwa itu cara sang kakek memberitahu penerima kalau salah-salah ketik yang bikin adalah cucunya. "Itu diplomasi yang halus. Membuat yang satu sisi senang, sisi lain tahu," kata Anies.

(Baca juga: Enam Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan, Termasuk Kakek Anies Baswedan )

Tak banyak harta benda yang diwariskan Abdurrahman kepada keluarga. Yang melekat di kenangan Anies adalah ratusan gulung kaset pita berisi rekaman diskusi atau wawancara. Sebagai seorang wartawan, Abdurrahman selalu menggembol kaset dan kamera. Apapun pembicaraannya akan direkam dan akan diputar ulang saat dirinya sampai di rumah.

Tak hanya mewariskan gulungan kaset rekaman, Abdurrahman juga mewariskan
5.000 buku dalam berbagai bahasa. Ada Inggris, Belanda, Arab, dan tentu Indonesia. "Anies, kalau ada waktu kosong, baca. Waktu kosong, baca," kata Anies mengingat-ingat pesan kakeknya.
(dam)
Berita Terkait
Saatnya Berdamai dengan...
Saatnya Berdamai dengan Sejarah melalui Pemberian Gelar Pahlawan Nasional
Gelar Pahlawan Nasional...
Gelar Pahlawan Nasional untuk Pemimpin Bangsa Simbol Kedewasaan Kolektif Bernegara
Jejak Perjuangan KH...
Jejak Perjuangan KH Ahmad Sanusi, Pahlawan Nasional yang Sering Keluar Masuk Penjara
PDIP Dukung Pengusulan...
PDIP Dukung Pengusulan Dokter Pribadi Bung Karno dan Hatta Jadi Pahlawan Nasional
Prof Henry Nilai Soeharto...
Prof Henry Nilai Soeharto Pantas Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Deretan Jurnalis Bergelar...
Deretan Jurnalis Bergelar Pahlawan Nasional, Nomor 3 Kakek Anies Baswedan
Berita Terkini
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Eks Jampidsus Jadi Tersangka,...
Eks Jampidsus Jadi Tersangka, Said Didu Minta Febrie Adriansyah Ungkap Semua Pihak yang Terlibat
Presiden Petisi Ahli...
Presiden Petisi Ahli Sebut Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung Sesuai dengan UU Kejaksaan
Kapolri Temui Jaksa...
Kapolri Temui Jaksa Agung dan Panglima TNI, Boni Hargens Apresiasi
Prabowo Panggil Luhut...
Prabowo Panggil Luhut hingga Chatib Basri di Hambalang, Bahas Apa?
Mendagri Minta Pemda...
Mendagri Minta Pemda Perkuat Pasokan dan Distribusi demi Jaga Inflasi Tetap Terkendali
Infografis
Ini Beda Spek dan Harga...
Ini Beda Spek dan Harga Motor Listrik Mahal BGN Emmo JVX GT vs JVH Max
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved