Pesan Hasto kepada Caleg PDIP: Cetak Sejarah, Menangkan Jokowi-Ma'ruf

Jum'at, 26 Oktober 2018 - 10:51 WIB
Pesan Hasto kepada Caleg...
Pesan Hasto kepada Caleg PDIP: Cetak Sejarah, Menangkan Jokowi-Ma'ruf
A A A
DEPOK - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan pembekalan terhadap calon anggota legislatif (caleg) DPR di Wisma Kinasih, Depok, Jawa Barat.

Dalam sambutannya dalam acara Sekolah Partai PDIP, Kamis 25 Oktober 2018, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto meminta para caleg mencetak sejarah untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin.Caranya, kata Hasto, caleg bergerak ke masyarakat, masuk ke ruang-ruang publik dan hadir di tengah masyarakat.
"Kuncinya bergerak ke bawah, ke masyarakat. Sampaikan salam dari Ibu Megawati, salam dari Pak Jokowi. Jadikan Bung Karno, Ibu Mega, dan Pak Jokowi sebagai narasi perjuangan dengan bergerak ke rumah-rumah rakyat," tutur Hasto dalam keterangan tertulisnya.

Hasto mengatakan pemimpin hebat muncul dari dialektika dan pergulatan dengan rakyat. Proklamator, Bung Karno lahir dari pergulatan di tengah rakyat, menyelami kebatinan rakyat yang saat itu terjajah, dan menyajikannya lewat tulisan penuh semangat juang.

Dia juga berkisah dan berbagi kiat tentang kepemimpinan Jokowi yang berhasil hadir bersama rakyat sehingga dipercaya menjadi wali kota, gubernur hingga menjadi presiden.

Jokowi mengatakan, kuncinya tulus menyapa rakyat dengan menyalami mereka. "The power of salaman. Kebiasaan beliau tak habis ketika beliau jadi presiden sekalipun. Maka anda pun harus bisa mengikuti demikian saat datang ke rumah-rumah," pinta Hasto.

Dia mengakui tidak mudah menjadi caleg di pemilu dengan nuansa liberal seperti saat ini. Namun harus selalu diingat, PDIP adalah partai dengan sejarah panjang, telah mengalami berbagai peristiwa yang menggembleng mentalitas kadernya. PDIP kini tetap kuat dengan basis massa solid, dengan kekuatan Soekarnois dibelakangnya.

Artinya, lanjut Hasto, para caleg harus memiliki disiplin dan loyalitas yang semangatnya tak pernah mudah luruh.

Dia juga menceritakan pengalaman Ketua Umum Megawati Soekarnoputri pada masa lalu yang selalu berusaha dihambat kekuasaan, namun terus setia dengan perjuangan ideologis lewat partai.

"Bu Mega dalam masa sulit pernah berkampanye di Demak. Saat itu tidak ada yang berani datang, paling hanya sekitar 50 orang. Saat itu loyalis Bu Mega hanya berani mendengar pidato Ibu dari balik pintu dan jendela rumahnya. Itulah perjuangan dan proses jadi pemimpin. Jangan kecil hati," kata Hasto.
(dam)
Berita Terkait
Seperti Pemilu 1999...
Seperti Pemilu 1999 dan 2004, PDIP Dukung Masa Kampanye Dipersingkat
Perayaan HUT ke-50 PDIP...
Perayaan HUT ke-50 PDIP Tidak Undang Parpol Lain, Ini Alasannya
Megawati: Menang Pemilu...
Megawati: Menang Pemilu Tidak Ada Artinya jika Tidak Bisa Perbaiki Kehidupan Rakyat
Rekam Jejak Suara PDIP...
Rekam Jejak Suara PDIP dari tahun 1999-2019, Pernah Mengalami Penurunan hingga Berhasil Kokoh di Puncak
Indikator yang Membuat...
Indikator yang Membuat PDIP Pantas Disebut Partai Modern
Megawati Sentil Kader...
Megawati Sentil Kader PDIP Babak Belur di Pemilu 2024
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved