Kiai Ma'ruf Lantik TKD dan Relawan Rumah KMA Kalteng
Selasa, 23 Oktober 2018 - 19:25 WIB
Kiai Ma'ruf Lantik TKD dan Relawan Rumah KMA Kalteng
A
A
A
JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres), KH Ma'ruf Amin melakukan pelantikan Tim Kampanye Daerah (TKD) dan Pimpinan Relawan Rumah KMA untuk Provinsi Kalimantan Tengah. Ditargetkan, minimal 70% suara kemenangan untuk pasangan nomor urut 01 di Pilpres 2019.
Pelantikan dilakukan di Gedung Kawala, di Kawala Boulevard, Palangkaraya, Senin (23/10/2018). Acara dihadiri ribuan orang relawan pendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin dan perwakilan 9 parpol pendukung pasangan nomor urut 01 itu.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Kiai Ma'ruf itu percaya bahwa para pengurus yang telah dilantik akan menjalankan tugasnya dengan baik. Meski yang ditargetkan 70%, ia percaya tim akan mendulang suara untuk Jokowi dan dirinya di atas 70%.
"Saya apresiasi kepada TKD yang bertekad memenangkan pasangan minimal 70 persen. Itu minimal, bisa 80-90 persen. Supaya legitimasi kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf bisa lebih kuat di masyarakat," ujar Kiai Ma'ruf.
Sementara Ketua TKD, Agustiar Sabran menggaungkan semangat para tim dengan ritual perjuangan. Agustiar mengaku yakin TKD bersama Rumah Relawan KMA akan melampaui target perolehan suara Jokowi-Ma'ruf di wilayahnya.
Agustiar mengatakan, kepercayaan Jokowi-Ma'ruf akan menang di Kalteng berkaca dari perolehan suara Jokowi-Jusuf Kalla yang berhasil meraup suara hingga 65%. Ia pun mengaku bertanggung jawab untuk membuktikan hal tersebut.
"Kami yakin mampu memenangi 70 persen," tegas Agustiar.
Adapun Koordinator Nasional Rumah KMA, KH Ahmad Bagja menyatakan dirinya berbahagia sekaligus mengucapkan selamat bekerja bagi TKD dan Pengurus yang baru dilantik. Dia menjelaskan sejumlah alasan filosofis hingga strategis bahwa Jokowi-Ma'ruf Amin memang pasangan terbaik untuk memimpin Indonesia pada 2019-2024. Salah satunya, bahwa Jokowi-KH Ma'ruf merupakan paduan ulil amri dan ulama yang merupakan sokoguru terkuat bagi bangsa.
Pilpres 2019 adalah kesempatan terbaik bagi seluruh anak bangsa untuk bersatu, tak peduli agama dan sukunya di bawah kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf demi perubahan Indonesia lebih baik.
"Untuk memenangkan nomor 01 tak cukup tepuk tangan. Kita harus bekerja sama. Saya mendoakan target 70 persen itu. Saya harapkan kader NU juga bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat lainnya memenangkan pilpres ini," ujar pria yang akrab disapa Kiai Bagja itu.
Pelantikan dilakukan di Gedung Kawala, di Kawala Boulevard, Palangkaraya, Senin (23/10/2018). Acara dihadiri ribuan orang relawan pendukung Jokowi-KH Ma'ruf Amin dan perwakilan 9 parpol pendukung pasangan nomor urut 01 itu.
Dalam sambutannya, pria yang akrab disapa Kiai Ma'ruf itu percaya bahwa para pengurus yang telah dilantik akan menjalankan tugasnya dengan baik. Meski yang ditargetkan 70%, ia percaya tim akan mendulang suara untuk Jokowi dan dirinya di atas 70%.
"Saya apresiasi kepada TKD yang bertekad memenangkan pasangan minimal 70 persen. Itu minimal, bisa 80-90 persen. Supaya legitimasi kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf bisa lebih kuat di masyarakat," ujar Kiai Ma'ruf.
Sementara Ketua TKD, Agustiar Sabran menggaungkan semangat para tim dengan ritual perjuangan. Agustiar mengaku yakin TKD bersama Rumah Relawan KMA akan melampaui target perolehan suara Jokowi-Ma'ruf di wilayahnya.
Agustiar mengatakan, kepercayaan Jokowi-Ma'ruf akan menang di Kalteng berkaca dari perolehan suara Jokowi-Jusuf Kalla yang berhasil meraup suara hingga 65%. Ia pun mengaku bertanggung jawab untuk membuktikan hal tersebut.
"Kami yakin mampu memenangi 70 persen," tegas Agustiar.
Adapun Koordinator Nasional Rumah KMA, KH Ahmad Bagja menyatakan dirinya berbahagia sekaligus mengucapkan selamat bekerja bagi TKD dan Pengurus yang baru dilantik. Dia menjelaskan sejumlah alasan filosofis hingga strategis bahwa Jokowi-Ma'ruf Amin memang pasangan terbaik untuk memimpin Indonesia pada 2019-2024. Salah satunya, bahwa Jokowi-KH Ma'ruf merupakan paduan ulil amri dan ulama yang merupakan sokoguru terkuat bagi bangsa.
Pilpres 2019 adalah kesempatan terbaik bagi seluruh anak bangsa untuk bersatu, tak peduli agama dan sukunya di bawah kepemimpinan Jokowi-Ma'ruf demi perubahan Indonesia lebih baik.
"Untuk memenangkan nomor 01 tak cukup tepuk tangan. Kita harus bekerja sama. Saya mendoakan target 70 persen itu. Saya harapkan kader NU juga bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat lainnya memenangkan pilpres ini," ujar pria yang akrab disapa Kiai Bagja itu.
(kri)