Ibarat Marathon, Airlangga Minta Kadernya Tak Sprint di Awal Kampanye
Sabtu, 20 Oktober 2018 - 19:46 WIB
Ibarat Marathon, Airlangga Minta Kadernya Tak Sprint di Awal Kampanye
A
A
A
JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto meminta kepada seluruh kader partainya agar tidak langsung tancap gas pada masa awal kampanye.
Hal ini disampaikan Airlangga saat membuka Rakornis Bappilu Partai Golkar di kawasan Kemayoran, Jakarta.
Menurut Airlangga, masa kampanye pileg 2019 berbeda dengan 2014 lalu. Kali ini, waktu kampanye yang diberikan oleh penyelenggara pemilu lebih panjang.
Karenanya, ibarat lari marathon, Airlangga meminta kader Golkar untuk tidak melakukan sprint di masa awal kampanye.
"Kami mengingatkan dan menggarisbawahi bahwa kampanye ini, kampanye marathon. Jadi kader-kader kita jangan sprint di depan," kata Airlangga, Sabtu (20/10/2018).
Airlangga mengaku partainya sudah mempunyai strategi untuk memenangkan pileg. Oleh karena itu, ia tak mau partainya terburu-buru dalam melakukan kampanye di akhir 2018 ini.
"Tahun pemilihan umum itu, 2019. Jadi kami ingatkan agar kencang di Januari, Februari, Maret 2019. Di 2018, perkenalan saja," kata Airlangga.
Dalam kesempatan itu, Airlangga mengingatkan agar para incumbent tidak lengah. Artinya antara incumbent dan chalanger peluangnya sama lebarnya. Golkar, kata Airlangga, punya pengalaman dimana para incumbent dibuat babak belur oleh para pendatang baru.
Airlangga menilai, setiap partai akan menyusun strategi dan langkah-langkah yang terukur agar dapat mencapai garis finish dengan selamat dan keluar sebagai pemenang. Demikian halnya dengan Partai Golkar yang sudah memilih calon anggota legislatif dari kader-kader terbaik di semua tingkatan.
"Mereka sudah dibekali dengan berbagai informasi dan pengetahuan mengenai kampanye dan dana kampanye. Bahkan mereka juga sudah kita lepas secara resmi untuk memulai kegiatan kampanye di daerah pemilihannya masing-masing," kata Airlangga.
Hal ini disampaikan Airlangga saat membuka Rakornis Bappilu Partai Golkar di kawasan Kemayoran, Jakarta.
Menurut Airlangga, masa kampanye pileg 2019 berbeda dengan 2014 lalu. Kali ini, waktu kampanye yang diberikan oleh penyelenggara pemilu lebih panjang.
Karenanya, ibarat lari marathon, Airlangga meminta kader Golkar untuk tidak melakukan sprint di masa awal kampanye.
"Kami mengingatkan dan menggarisbawahi bahwa kampanye ini, kampanye marathon. Jadi kader-kader kita jangan sprint di depan," kata Airlangga, Sabtu (20/10/2018).
Airlangga mengaku partainya sudah mempunyai strategi untuk memenangkan pileg. Oleh karena itu, ia tak mau partainya terburu-buru dalam melakukan kampanye di akhir 2018 ini.
"Tahun pemilihan umum itu, 2019. Jadi kami ingatkan agar kencang di Januari, Februari, Maret 2019. Di 2018, perkenalan saja," kata Airlangga.
Dalam kesempatan itu, Airlangga mengingatkan agar para incumbent tidak lengah. Artinya antara incumbent dan chalanger peluangnya sama lebarnya. Golkar, kata Airlangga, punya pengalaman dimana para incumbent dibuat babak belur oleh para pendatang baru.
Airlangga menilai, setiap partai akan menyusun strategi dan langkah-langkah yang terukur agar dapat mencapai garis finish dengan selamat dan keluar sebagai pemenang. Demikian halnya dengan Partai Golkar yang sudah memilih calon anggota legislatif dari kader-kader terbaik di semua tingkatan.
"Mereka sudah dibekali dengan berbagai informasi dan pengetahuan mengenai kampanye dan dana kampanye. Bahkan mereka juga sudah kita lepas secara resmi untuk memulai kegiatan kampanye di daerah pemilihannya masing-masing," kata Airlangga.
(pur)