Bencana di Sulteng, Apdesi Kirim Bantuan 3 Ton Perlengkapan Bayi

Jum'at, 12 Oktober 2018 - 13:06 WIB
Bencana di Sulteng,...
Bencana di Sulteng, Apdesi Kirim Bantuan 3 Ton Perlengkapan Bayi
A A A
JAKARTA - Bantuan dari berbagai organisasi atau asosiasi terus mengalir untuk para korban bencana gempa-tsunami di Palu, Donggala, Sigi, dan wilayah lain di Sulawesi Tengah (Sulteng).

Kali ini, Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) juga ikut mengirimkan sumbangan untuk para korban gempa diwilayah tersebut, Sumbangan yang bakal dikirim lewat Makassar kemudian ditempuh lewat jalur darat itu rencananya dikirim hari ini.

Pemberian sumbangan di pimpin langsung oleh Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Suhardi Buyung, didampingi Sekretaris Jenderal Ipin Arifin dan Bendahara Umum APDESI Patrika S Andi Paturusi.

"APDESI peduli Palu akan berangkat Hari ini menuju Palu dengan membawa bantuan Berupa Tenda, sarung, selimut makanan dan susu bayi," tutur Ketua Umum APDESI Suhardi Buyung dalam press rilisnya, Jumat (11/010/2018).

Sejumlah bantuan termasukperlengkapan Bayi ini merupakan sumbangan dari kepala-kepala desa di Seluruh Indonesia.

Suhardi berharap, bantuan yang dikirim nanti bisa terdistribusi dan diterima korban sehingga bisa dirasakan langsung manfaatnya.

"Kami juga terus berdoa,kegiatan ekonomi di Palu, Donggala, dan Sigi bisa segera pulih dan kembali bangkit," katanya.

Menurut Suhardi Buyung, sejumlah bantuan ini sebetulnya sudah terkumpul lama. Namun pihaknya baru bisa mengirim hari ini karena sempat kesulitan untuk mengangkut sumbangan-sumbangan itu.

"Akhirnya diputuskan kirim ke Makassar kemudian dari Makassar dikirim melalui jalur darat," katanya.

Bendahara Umum APDESI Patrika S Andi Paturusi menambahkan, pihaknya membawa banyak susu dan makanan bayi, juga pakaian dan pampers. "Total 3 ton," katanya.

Sekadar info,Gempa berkekuatan magnitudo 7,4 disertai tsunami menerjangPalu, Sulawesi Tengah, dan sekitarnya pada Jumat petang, 28 September 2018.Dalam jumpa pers Kamis (11/10), Sutopo Purwo Nugroho juru bicara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut bahwa korban tewas hingga kamis mencapai 2.073 orang,setelah ditemukan 28 jenazah tambahan.
Semuanya sudah dimakamkan 994 di pemakaman masal, dan 1079 dimakamkan oleh keluarga. "Yang masih hilang, 680 orang, terbanyak di Palu, jumlahnya 652 orang," katanya.
(maf)
Berita Terkait
10 Bencana Alam Paling...
10 Bencana Alam Paling Mematikan pada Tahun 2023
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Dinilai Perlu Komitmen Semua Pihak
Ribuan Kejadian Bencana...
Ribuan Kejadian Bencana Mengintai, Jabar Kampanyekan Cetak Biru JRCP
Hari Kesiapsiagaaan...
Hari Kesiapsiagaaan Bencana, BNPB Ingatkan Pentingnya Latihan dan Simulasi
Data Terbaru Korban...
Data Terbaru Korban Bencana Sumatera: 1.112 Orang Meninggal, 176 Hilang
Antisipasi Bencana,...
Antisipasi Bencana, Mujiyat Pimpin Rapat Kesiapsiagaan Bencana
Berita Terkini
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi BP2TD Mempawah Dilimpahkan ke Polri, CBA: Percepat Penanganan
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Menhut terkait Penerimaan Pelepasan HPT Bupati Kuansing
Menekraf Ajak Generasi...
Menekraf Ajak Generasi Muda Berperan Aktif dalam Kebangkitan Ekonomi Kreatif Indonesia
Breaking News! Kejagung...
Breaking News! Kejagung Tetapkan Brigjen Pol LMI Jadi Tersangka Korupsi Pengadaan Ompreng MBG
Sahroni Minta Siber...
Sahroni Minta Siber Polri Kejar Dalang Spam Judi Online di Medsos: Bukan Hal Sulit bagi Polisi
Pasar Global Meluas,...
Pasar Global Meluas, UMKM Wajib Perluas Jangkauan dan Kompetitif
Infografis
3 Proyek Kereta Cepat...
3 Proyek Kereta Cepat Termahal di Dunia, Whoosh Tak Masuk Hitungan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved