Kontestasi Pilpres Akan Seru jika Hal Ini Terjadi

Minggu, 07 Oktober 2018 - 19:56 WIB
Kontestasi Pilpres Akan...
Kontestasi Pilpres Akan Seru jika Hal Ini Terjadi
A A A
JAKARTA - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), Djayadi Hanan menyebut persaingan pada pemilihan presiden (Pilpres) bisa lebih ketat bila tidak ada petahana ikut bersaing di dalamnya. Hal ini tergambar pada pilpres tahun 2014.

Djayadi memaparkan Pilpres 2014 berbeda dengan Pilpres 2004 dan 2009, di mana tidak ada calon petahana, dan bahkan petahana (Susilo Bambang Yudhoyono) secara resmi tidak mencalonkan siapa-siapa.

"Peluang untuk menang bagi kontestan siapapun menjadi lebih terbuka karena efek petahana menjadi netral," ujar Djayadi di kantor SMRC, Menteng, Jakarta Pusat, Ahad (7/10/2018).

Djayadi menjelaskan, nama Prabowo Subianto menjadi calon yang paling kuat awalnya (terekam pada survei 2011) karena pernah jadi calon wapres pada 2009 meskipun gagal.

"Joko Widodo (Jokowi) belum hadir waktu itu. Jokowi baru hadir tahun 2012 dan terus menguat ketika mulai kampanye untuk jadi gubernur di Jakarta," jelasnya.

Satu tahun menjelang hari H Pilpres 2014, yang tanpa petahana itu, persaingan sangat ketat. Menurut Djayadi, Jokowi mulai mengungguli Prabowo pada Maret 2013, sekitar 16 bulan sebelum hari H pada Juli 2014.

"Sejak keunggulan itu Jokowi tidak pernah di bawah Prabowo meskipun selisihnya sempat menipis pada Juni 2014, satu bulan menjelang hari H. Setelah itu Jokowi kembali menguat, dan menang pada hari H," ungkap Djayadi.

"Selain itu calon yang trennya unggul cenderung terus unggul meskipun dengan selisih yang tidak besar," tutupnya.
(maf)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Haikal Hassan: Hentikan...
Haikal Hassan: Hentikan Sebut Cebong-Kadrun, Enggak Malu Sama Orang Tua Kita Dulu
Anies Blak-blakan 2...
Anies Blak-blakan 2 Kali Tolak Tawaran Jadi Capres di Pilpres 2019
Gelar Konser Rakyat,...
Gelar Konser Rakyat, Warga Pacitan Deklarasi Dukung Cak Imin Presiden 2024
Kilas Balik Nomor Urut...
Kilas Balik Nomor Urut Capres-Cawapres, dari Pilpres 2004 hingga Pilpres 2019
Berita Terkini
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Usia Pensiun Personel...
Usia Pensiun Personel Polri Tidak Sama, Ini Penjelasan Pemerintah
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
OTT di Muara Enim dan...
OTT di Muara Enim dan Jakarta, KPK Sita Uang Ratusan Juta
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved