Kubu Jokowi Tuding Fadli Zon Bangun Konstruksi Hoaks Ratna Sarumpaet

Kamis, 04 Oktober 2018 - 11:23 WIB
Kubu Jokowi Tuding Fadli...
Kubu Jokowi Tuding Fadli Zon Bangun Konstruksi Hoaks Ratna Sarumpaet
A A A
JAKARTA - Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN), Hasto Kristiyanto menganggap kebohongan publik yang dilakukan Ratna Sarumpaet telah memaksa Capres Prabowo Subianto meminta maaf kepada publik. Namun permintaan maaf itu seharusnya diikuti dengan komitmen berkampanye tanpa kebohongan.

"Selama ini Pak Jokowi menjadi obyek serangan fitnah karena ketidakmampuan mereka membangun narasi kinerja dan rekam jejak positif," kata Hasto dalam siaran persnya, Kamis (4/10/2018).

Hasto menjelaskan, narasi penganiayaan terhadap Ratna yang ternyata bohong atau hoaks berawal dari kontruksi yang dibangun oleh Waketum Partai Gerindra, Fadli Zon setelah bertemu Ratna.

Narasi itu kemudian diperkuat pertemuan Prabowo, Amien Rais, dan Fadli Zon dengan Ratna sehingga keluarlah pidato politik Prabowo yang dianggap penuh syak wasangka dan penuh serangan tajam ke Pemerintahan Jokowi. "Pernyataan Prabowo yang mencoba mengambil keuntungan elektoral atas rekayasa tersebut. Saya masih ingat betul, saat itu Pak Prabowo mengatakan bahwa RS sangat ketakutan, sangat traumatize."

"Apa yang terjadi merupakan tindakan represif, tindakan yang di luar kepatutan. Tindakan pelanggaran HAM, dan bahkan suatu tindakan pengecut yang terjadi terhadap ibu-ibu usianya mungkin sudah 70. Luar biasa," sambung Hasto menirukan.

Hasto berharap, terbongkarnya manipulasi kebohongan tersebut harus menjadi edisi terakhir dalam tahun politik. "Kita semua yang mendambakan pemilu yang demokratis dan berkeadaban harus bergandengan tangan menolak fitnah dan kampanye hitam. Apa yang disampaikan Pak Prabowo pada tanggal 3 Oktober 2018, dimana narasi penganiayaan RS sebagai pintu masuk serangan ke Pak Jokowi tidak boleh terjadi lagi," pungkasnya.

Maka itu, Hasto mengajak seluruh pihak membangun politik yang berkeadaban. Ia pun menganggap, menyetarakan secara emosional antara Ratna Sarumpaet dengan Cut Nyak Dien sebagaimana disampaikan Hanum Rais, Putri Amien Rais tidak boleh terjadi lagi. Terlebih sosok Cut Nyak Dien merupakan sosok yang sangat dihormati.

"Kepada seluruh tim kampanye Prabowo-Sandi kami berharap untuk memegang teguh komitmen kampanye damai. Jangan hadirkan setan kekuasaaan hanya karena ambisi untuk menang," tandasnya.
(kri)
Berita Terkait
Prabowo-Sandi Jadi Menteri...
Prabowo-Sandi Jadi Menteri Jokowi, Memenya Bikin Ngakak
Prabowo - Sandi Jadi...
Prabowo - Sandi Jadi Menteri Jokowi, Cholil Nafis: Bisa Jadi Tradisi
Maruf Amin Beberkan...
Ma'ruf Amin Beberkan Kunci Harmonis dengan Jokowi
Daftar Prank di Berbagai...
Daftar Prank di Berbagai Era Presiden, dari Zaman Sukarno hingga Jokowi
Prabowo Posting Foto...
Prabowo Posting Foto Berkuda Bareng Jokowi, Netizen: So Sweet...
Besok, Pimpinan MPR...
Besok, Pimpinan MPR Kunjungi Prabowo, Jokowi, Ma'ruf Amin, dan Gibran
Berita Terkini
Profil Chatarina Girsang,...
Profil Chatarina Girsang, Jaksa yang Ikut Tangani Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Febrie Adriansyah Belum...
Febrie Adriansyah Belum Ditahan, Kejagung: Beliau Ada, Tinggal Diperiksa Saja
Usai Rumahnya Digeledah,...
Usai Rumahnya Digeledah, Anggota BPK Bobby Rizaldi Penuhi Panggilan KPK
Besok Polisi Limpahkan...
Besok Polisi Limpahkan Don Ritto dan Barang Bukti ke Kejagung
12 Kapolda Lulusan Akpol...
12 Kapolda Lulusan Akpol 1994 Teman Satu Angkatan Kakortastipidkor Polri Irjen Pol Totok Suharyanto
Prabowo Minta Pembenahan...
Prabowo Minta Pembenahan Program MBG Dilakukan Cermat, Termasuk Anggaran per Porsi
Infografis
9 Poin Penegasan Rektor...
9 Poin Penegasan Rektor UGM terkait Ijazah Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved