Indonesia Krisis Alat Pendeteksi Tsunami

Selasa, 02 Oktober 2018 - 16:31 WIB
Indonesia Krisis Alat...
Indonesia Krisis Alat Pendeteksi Tsunami
A A A
JAKARTA - Kepala Pusat Penelitian Geoteknologi Lmbaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Eko Yulianto mengatakan, Indonesia saat ini krisis alat pendeteksi tsunami. Bahkan 22 alat pendeteksi gelombang pasang dan tsunami bernama Buoy tak berfungsi sejak tahun 2012.

"Buoy enggak ada yang berfungsi untuk saat ini," ujar Eko di kantornya, Jalan Gatot Subroto, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Selasa (2/10/2018).

Eko menyatakan, mengingat kondisi geografis, Buoy merupakan alat yang ideal yang perlu dimiliki Indonesia. Sebab, Buoy mampu mendeteksi tsunami jauh dari bibir pantai.

"Buoy tadi itu yang paling ideal. Karena Buoy itu diletakan jauh di tengah samudera, sehingga cepat mendeteksi tsunami. Orang masih punya waktu untuk bisa menyelematkan diri," ucap Eko.

(Baca juga: LIPI Imbau 20 Meter dari Sesar Aktif Jangan Dirikan Bangunan)

Sebanyak 22 Buoy yang tersebar di seluruh perairan Indonesia tak lagi berfungsi. Buoy awalnya terpasang di sebelah barat pantai Sumatera dan Selatan Jawa. Sistem pelampung ini diletakkan di tengah laut untuk mendeteksi gelombang pasang dan tsunami.

Sementara itu, alat ukur yang digunakan untuk mengetahui perubahan permukaan laut atau Tide Gauge juga tidak bisa diharapkan untuk mendeteksi tsunami. Menurut Eko, Tide Gauge baru dapat mendeteksi tsunami 2 hingga 3 menit kemudian.

"Kalau Tide Gauge itu dipasang untuk deteksi tsunami maka bacaannya 2 menit, 3 menit. Kalau yang dibaca Tide Gauge itu artinya tsunami sudah sampai ke daratan dan enggak ada lagi waktu untuk menyelamatkan diri, enggak ada gunanya," tuturnya.
(maf)
Berita Terkait
10 Bencana Alam Paling...
10 Bencana Alam Paling Mematikan pada Tahun 2023
Pemulihan Pascabencana...
Pemulihan Pascabencana Dinilai Perlu Komitmen Semua Pihak
Antisipasi Bencana,...
Antisipasi Bencana, Mujiyat Pimpin Rapat Kesiapsiagaan Bencana
Ribuan Kejadian Bencana...
Ribuan Kejadian Bencana Mengintai, Jabar Kampanyekan Cetak Biru JRCP
Hari Kesiapsiagaaan...
Hari Kesiapsiagaaan Bencana, BNPB Ingatkan Pentingnya Latihan dan Simulasi
Data Terbaru Korban...
Data Terbaru Korban Bencana Sumatera: 1.112 Orang Meninggal, 176 Hilang
Berita Terkini
Kejagung Janji Profesional...
Kejagung Janji Profesional Usut Kasus Dugaan Korupsi Febrie Adriansyah
BMKG Prediksi Curah...
BMKG Prediksi Curah Hujan Tetap Rendah di Wilayah Indonesia pada Pertengahan Juli 2026
Prabowo Panggil Menhan,...
Prabowo Panggil Menhan, Kapolri, hingga Jaksa Agung di Istana Malam Ini, Ada Apa?
Kasus Febrie Adriansyah...
Kasus Febrie Adriansyah Dilimpahkan ke Kejagung, Pakar: Proses Hukum Harus Transparan
Polri Limpahkan Kasus...
Polri Limpahkan Kasus Febrie Adriansyah ke Kejagung, KPK: Kami Yakin Ditangani Profesional
Pukat UGM: Pelimpahan...
Pukat UGM: Pelimpahan Perkara Febrie ke Kejagung Tak Miliki Dasar Hukum
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved