Jelang Kirab Satu Negeri, Ketum GP Ansor Disambut Tarian Salawat

Sabtu, 15 September 2018 - 18:59 WIB
Jelang Kirab Satu Negeri,...
Jelang Kirab Satu Negeri, Ketum GP Ansor Disambut Tarian Salawat
A A A
MERAUKE - Ada pemandangan tak biasa di Bandara Mopah, Merauke, Papua, pagi ini. Bandara di ujung paling timur Indonesia ini tampak lebih meriah dengan kehadiran puluhan anak-anak berkaus putih plus ikat kepala khas Papua warna warni.

Tak berapa lama, bersama belasan ibu-ibu Muslimat Nahdlatul Ulama (NU), mereka serentak melantunkan salawatan. Saat bersalawat, anak-anak dari sekolah NU ini juga turut menari kecil.

Kemeriahan pagi di Bandara Mopah ini karena dalam rangka menyambut kedatangan Ketua Umum (Ketum) Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas. Bersama rombongan pengurus Pimpinan Pusat (PP) GP Ansor, Yaqut datang ke Merauke untuk melepas perdana Kirab Satu Negeri yang digelar oleh Pimpinan Pusat GP Ansor, pada Minggu besok (16/9/2018).

Selain dari Merauke, pelepasan tim kirab bendera Merah Putih secara bersamaan juga akan dilakukan dari empat titik terluar Indonesia lainnya, yakni Sabang, Nunukan, Miangas, dan Rote.

Di Bandara Mopah, Gus Yaqut, sapaan akrab ketum Ansor, disambut sejumlah tokoh antara lain Ketua KNPI Merauke Hendrik Mahuse, tetua adat Maliharsyad Basik dan Ketua PC GP Ansor Merauke Syahmuhar M Zein Ongeo Gebse. Di ujung prosesi penyambutan, tokoh adat Maliharsyad Basik kemudian memakaikan imbuh, topi khas Papua kepada Gus Yaqut. "Selamat datang di Merauke," ujar
Maliharsyad yang terlihat turut memakai baju hijau seragam Ansor.
Kedatangan Gus Yaqut sangat mendapat sambutan hangat masyarakat Merauke. Di Bandara Mopah, beberapa warga meminta berfoto bersama dengannya.

Gus Yaqut mengatakan, Kirab Satu Negeri digelar untuk semakin menguatkan ikatan konsensus kebangsaan. Dia menilai, kirab bertema Bela Agama, Bangsa, Negeri ini akan efektif untuk mematahkan upaya sekelompok orang atau pihak yang tengah berupaya merusak tatanan kehidupan masyarakat Indonesia.
Keberagaman suku, adat, bahasa dan agama, tandas Gus Yaqut, harus dijadikan modal berharga untuk menciptakan kerukunan dan meneruskan pembangunan. "Ini adalah ikhtiar kecil GP Ansor untuk mempersatukan bangsa yang akhir-akhir ini menunjukkaan adanya benih perpecahan," ujarnya.

Lebih dari itu, lewat Kirab Satu Negeri yang akan berpuncak di Yogyakarta 26 Oktober mendatang ini, GP Ansor ingin menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia bisa menjadi inspirasi dalam menciptakan perdamaian di atas berbagai keberagaman yang ada di dalamnya.

Setelah dilepas dari Merauke, rombongan pengirab bendera kemudian dijadwalkan bertolak ke Jayapura. Ada sejumlah rangkaian kegiatan untuk memeriahkan kirab, antara lain pengibaran bendera Merah Putih terpanjang di wilayah perbatasan RI dengan Papua Nugini pada Senin (17/9/2018).

Pengibaran ini rencananya akan memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI). Selanjutnya rombongan kirab akan menuju Papua Barat untuk acara mengibarkan bendera di bawah laut, tepatnya di kawasan Raja Ampat.
(pur)
Berita Terkait
Bobby Hermansyah Terpilih...
Bobby Hermansyah Terpilih Jadi Ketua PC GP Ansor Jakarta Selatan
Langkah Konkret Ansor...
Langkah Konkret Ansor Jatim Bangun Ekosistem Ekonomi Berbasis Agrikultur
Garap Bisnis Konveksi...
Garap Bisnis Konveksi di Bandung, Ketum Ansor: BUMA Pecah Telor
Ansor dan Kemensos Bagikan...
Ansor dan Kemensos Bagikan Paket Sembako Banpres
Bagana Ansor Evakuasi...
Bagana Ansor Evakuasi Korban Banjir Jabodetabek hingga Pasok Logistik
GP Ansor Bangun Usaha...
GP Ansor Bangun Usaha Ayam Broiler di Subang
Berita Terkini
Geledah Ruangan Silmy...
Geledah Ruangan Silmy Karim, KPK Sita Uang Puluhan Juta
Menhan Ungkap Kemenkeu...
Menhan Ungkap Kemenkeu dan Bappenas Pangkas Anggaran Pertahanan Ratusan Triliun
4 Prajurit TNI Penyiraman...
4 Prajurit TNI Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Divonis 1,5-3 Tahun Penjara, 2 Dipecat
Banding, Ariyanto Bakri...
Banding, Ariyanto Bakri Tetap Dihukum 16 Tahun di Kasus Suap CPO dan Bayar Uang Pengganti Rp21 Miliar
Sari Yuliati Minta Kasus...
Sari Yuliati Minta Kasus Pembakaran Santri di Lombok Diusut Tuntas
Prabowo Bertolak ke...
Prabowo Bertolak ke Lampung, Resmikan RSUD dan Buka Munas HIPMI
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved