Di RSPI, Kiai Syukron dan Kiai Ma'ruf Berbahtsul Masail

Sabtu, 15 September 2018 - 00:33 WIB
Di RSPI, Kiai Syukron...
Di RSPI, Kiai Syukron dan Kiai Ma'ruf Berbahtsul Masail
A A A
JAKARTA - Di sela kesibukannya berkunjung ke berbagai daerah, KH Ma'ruf Amin menjenguk Pengasuh Pondok Pesantren Daarul Rahman Jakarta, KH Syukron Ma'mun yang sedang dirawat di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI) Jakarta, Jumat (14/9/2018).

"Saat mendarat di Cengkareng, seusai kunjungan Ke Jambi, Abah mendengar kabar bahwa Kiai Syukron sedang dirawat. Abah langsung meminta supir pribadinya untuk singgah ke RSPI sebelum pulang ke Koja," ujar Koordinator Asisten Rais Amm PBNU, Mashudi Abdurrahman.

Dikatakan Cak Uday, sapaan akrab Mashudi, kunjungan KMA ke RSPI tak terkait urusan politik tetapi lebih urusan silaturahim antar sahabat lama. "Beliau menjenguk secara pribadi. Hanya bersama keluarga, tidak didampingi asisten dan ajudan," katanya lagi.

Menurut KH Muhammad Faiz Syukron Ma'mun, putera dari Kiai Syukron, KH Ma'ruf tiba di RSPI sekitar pukul 20.00 WIB. "Mereka langsung berbincang akrab, karena kebetulan, Kiai Syukron juga sudah sehat dalam masa pemulihan. Kunjungan sahabat lama saja, bahkan sempat bernostalgia dengan berbahtsul masail persoalan keummatan dilihat dari kacamata fiqih beliau berdua," tutur Gus Faiz.

Bahkan menurut Gus Faiz, perbincangan keduanya seputar kitab kuning khas NU membuat beliau-beliau yang sudah sepuh larut dalam nostalgia indah, berbicara fiqih dengan saling melontarkan candaan antar sahabat membuat beliau-beliau lupa dengan kondisi masing-masing. Kiai Syukron lupa kalau sedang sakit dan Kiai Ma'ruf juga lupa kalau lelah selepas perjalanan jauh.

"Perbincangan keduanya diakhiri dengan saling mendoakan agar Allah SWT memberikan yang terbaik kepada Kiai Syukron dan Kiai Ma'ruf juga ummat ini," papar Gus Faiz.

Sementara, Komandan Banser Jakarta Timur, yang juga santri dari Kiai Syukron, Muhammad Ibond Firdaus mengungkapkan, persahabatan KH Ma'ruf dengan Kiai Syukron terjalin cukup lama. Karena ke duanya merupakan aktivis NU sejak era kepemimpinan Al Maghfurlah, KH Idham Chalid, Ketua PBNU yang mendapat gelar pahlawan nasional.

"Kiai Syukron itu muridnya Kiai Idham Chalid, Kiai Ma'ruf juga. Mereka aktif di NU Jakarta dan dakwah islamiyah serta pendidikan sejak tahun 1968. Sebagai sahabat, wajar kalau Kiai Ma'ruf menjenguk Kiai Syukron," tuturnya.
(kri)
Berita Terkait
Survei: 67,8% Publik...
Survei: 67,8% Publik Puas terhadap Kinerja Jokowi-Maruf
Pemerintah Diimbau Antisipasi...
Pemerintah Diimbau Antisipasi Gimik Politik Terkait Dana Stimulus UMKM
Staf Khusus Presiden...
Staf Khusus Presiden Surati Camat, Natalius Pigai: Ada Vandalisme Moral
Jejak Reshuffle Kabinet...
Jejak Reshuffle Kabinet Era Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Beberkan...
Ma'ruf Amin Beberkan Kunci Harmonis dengan Jokowi
Jokowi Harus Respons...
Jokowi Harus Respons Soal Perombakan Kabinet di Tengah Pandemi Corona
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved