PKB Bersyukur Berhasil Perjuangkan RUU Pesantren

Jum'at, 14 September 2018 - 11:32 WIB
PKB Bersyukur Berhasil...
PKB Bersyukur Berhasil Perjuangkan RUU Pesantren
A A A
JAKARTA - Badan Legislasi (Baleg) DPR akhirnya menetapkan Rancangan Undang-undang (RUU) Pesantren dan Pendidikan Keagamaan menjadi RUU inisiatif DPR.

Pengesahan RUU ini akan menjadi tonggak keadilan dalam persoalan ketidakadilan di dunia pendidikan.

Ketua Fraksi Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di MPR Jazilul Fawaid mengatakan, sangat bahagia dan bersyukur PKB berhasil memperjuangkan kepentingan pesantren.

Apalagi, sambung dia, PKB sejak awal telah menginisiasi RUU tersebut melalui tim yang telah lama dibentuk.

“Sudah lebih dari satu tahun PKB membentuk tim khusus untuk memperjuangkan RUU ini. Mudah-mudahan hal ini menjadi titik awal membangun pemerataan keadilan pendidikan, terutama dunia pesantren yang sejak dulu kurang mendapatkan perhatian," kata Jazilul dalam keterangan tertulisnya, Jumat (14/9/2018).

Oleh karena itu, Jazilul melanjutkan, sebagai partai berbasis masyarakat pesantren atau Nahdliyin, bahkan rata-rata kader PKB juga lulusan pesantren sudah sejak awal mengawali dan mengawal pembahasan RUU ini.

Seperti diketahui, RUU Pesantren dan pendidikan keagamaan telah diusulkan FPKB agar masuk prolegnas sejak tahun 2013. Dengan ditetapkan menjadi RUU sebagai usul inisiatif DPR, Jazilul pun bersyukur perjuangan PKB membuahkan hasil.

RUU ini mengamanatkan negara agar lebih menguatkan pendidikan pesantren, baik dari segi pendanaan, pengakuan maupun sinkronisasi kurikulum dengan lembaga pendidikan yang dikelola negara melalui kementerian agama maupun kemendikbud.

Selanjutnya PKB akan terus berjuang agar RUU ini disahkan menjadi UU (undang-Undang). “Memang perjuangan kita gak sampai di sini saja, kita akan tetap mendorong agar disahkan menjadi UU, setelah itu PKB juga akan ikut aktif mengawal penerapan UU ini hingga benar-benar dirasakan dampaknya oleh pesantren,” tutur Jazil yang juga lulusan Pesantren Ihyaul Ulum, Gresik

Dia menambahkan RUU ini akan menjadi sejarah awal penguatan pesantren. Sebab, sebagai institusi pendidikan tertua di Indonesia, pesantren belum sepenuhnya mendapat pengakuan negara.

“Jangan ditanya sumbangsih pesantren terhadap negara, banyak sekali, kalau masyarakat di kampung-kampung sih sudah banyak yang mengakui peran pesantren, tapi pengakuan negara belum sepenuhnya, kini saatnta negara memberikan pengakuan yang pantas untuk pesantren,” kata Jazilul.
(dam)
Berita Terkait
Sikapi RUU APBN, FPKB...
Sikapi RUU APBN, FPKB Minta Pemerintah Pertimbangkan Hal Ini
Lewat MQKN 2025, Forum...
Lewat MQKN 2025, Forum Transformasi Pesantren Tekankan Wajah Islam Patriotik
PKB Lega Anggaran Pesantren...
PKB Lega Anggaran Pesantren Prioritas Kebijakan Belanja Pemerintah Pusat
Panji Bangsa Siap Terdepan...
Panji Bangsa Siap Terdepan Amankan Harlah ke-28 PKB
Beda Sikap dengan Fraksi,...
Beda Sikap dengan Fraksi, Anggota DPR dari PKB Ini Tolak Pengesahan RUU Pilkada
Konflik PKB-PBNU Meruncing,...
Konflik PKB-PBNU Meruncing, Mantan Sekjen PKB Lukman Edy Dilaporkan ke Bareskrim
Berita Terkini
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Koalisi Sipil Tolak...
Koalisi Sipil Tolak Pelibatan Babinsa dalam Pengawasan Pajak, Dinilai Ancam Supremasi Sipil
Nihayatul Wafiroh: Pakta...
Nihayatul Wafiroh: Pakta Integritas Bukti Keseriusan Perempuan Bangsa Besarkan PKB
Rekam Jejak Komjen Karyoto,...
Rekam Jejak Komjen Karyoto, dari Pemberantasan Korupsi hingga Jaga Stabilitas Keamanan Nasional
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Infografis
China Berhasil Lakukan...
China Berhasil Lakukan Uji Coba High-speed Flying Train
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved