Safari ke Sejumlah Titik di KBB, Sandiaga Dikelilingi Emak-emak

Kamis, 13 September 2018 - 23:01 WIB
Safari ke Sejumlah Titik...
Safari ke Sejumlah Titik di KBB, Sandiaga Dikelilingi Emak-emak
A A A
BANDUNG BARAT - Bakal calon wakil presiden (Cawapres) Sandiaga Uno, melakukan sosialisasi dan safari politiknya ke sejumlah lokasi di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat.

Beberapa tempat yang didatanginya adalah berdialog dengan pedagang di Pasar Padalarang, bertemu sejumlah komunitas di Cikole, Lembang, serta membuka turnamen futsal dan meninjau peternakan lele di Cilame, Ngamprah, Kamis (13/9/2018).

Pada kesempatan kunjungannya ke Pasar Padalarang Sandiaga Uno sempat berdialog dengan para pedagang menanyakan berbagai harga komoditi kebutuhan pokok.

Kehadiran pria yang akrab disapa Sandi ini tidak ayal mencuri perhatian warga yang sedang melakukan aktivitas jual beli, terutama emak-emak. Apalagi dia hadir dengan didampingi legislator caktik yakni anggota DPR dari Fraksi Gerindra, Rachel Maryam.

Pendamping bakal calon presiden (Capres) Prabowo Subianto ini sangat berterima kasih atas sambutan yang antusias masyarakat KBB khususnya dari kalangan ibu-ibu.

Dirinya bisa melihat langsung, berkumpul, dan berdialog dengan masyarakat, komunitas usaha, serta pendukung Prabowo-Sandi yang tergabung dalam 'Dulur Rachel'. Bahkan ada juga curhatan dari kaum emak-emak soal kesulitan dan beban ekonomi yang dihadapi.

"Banyak emak-emak yang curhat dan buruh yang kehilangan pekerjaan akibat pabriknya gulung tikar. Itu harus menjadi perhatian dari pemerintah ke depan," ucapnya.

Menurutnya, pemerintah harus hadir dalam setiap kesulitan yang dihadapi masyarakat. Ekonomi harus berpihak kepada rakyat agar pabrik-pabrik yang terbuka selama ini terlindungi.

Lapangan kerja dan investasi masuk sehingga lapangan kerja terdorong dan biaya hidup menjadi terjangkau. Pemerintah akan kuat jika pola kepemimpinannya berpihak kepada akar rumput dan UMKM.

Selama ini kesulitan mendapatkan lahan usaha, bahan baku yabg tidak terjangkau karena harga tinggi, dan juga permodalan. Pasangannya ingin jadi bagian dari satu pendekatan ekonomi yang berpihak pada rakyat. Pasalnya ekonomi sekarang cendrung berorientasi pada impor.

"Semua persoalan itu akan dirinya sikapi dengan menawarkan konsep Oke Oce yang digodok dan diangkat ke level nasional," tuturnya.

Sementara Rachel Maryam berharap ke depan di 2019 ada jalan pasangan Prabowo-Sandi memimpin. Untuk itu melalui Dulur Rachel, dukungan penuh akan diberikan kepada keduanya agar bisa menang dalam pilpres nanti.

"Kalau pasangan ini diberi amanah memimpin maka akan diminta memperhatikan seni budaya. Saya di DPR juga akan mendorong politik kebijakan perhatian anggaran kepada seni dan budaya," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Soal Reshuffle Kabinet,...
Soal Reshuffle Kabinet, Pengamat: Jokowi Menang 2-0 Atas Prabowo-Sandi
Sandi Masuk Kabinet,...
Sandi Masuk Kabinet, Jokowi Resmi Rangkul Sepasang Lawan di Pilpres 2019
Sandiaga Uno Berikan...
Sandiaga Uno Berikan Buku Perjalanan Pilpres 2019 ke Prabowo
Eks Relawan Prabowo-Sandi...
Eks Relawan Prabowo-Sandi Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi,...
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi, Mana Lebih Disuka Pemilih Muslim?
Survei: 62,2% Pendukung...
Survei: 62,2% Pendukung di 2019 Tetap Loyal Pilih Prabowo di Pilpres 2024
Berita Terkini
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved