Prabowo-Sandi Resmikan Tim Digital untuk Kampanye Positif

Jum'at, 07 September 2018 - 16:18 WIB
Prabowo-Sandi Resmikan...
Prabowo-Sandi Resmikan Tim Digital untuk Kampanye Positif
A A A
JAKARTA - Media sosial dan digital kini memiliki peran penting dalam memenangkan kontestasi politik. Kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno langsung tancap gas dan membentuk Prabowo-Sandi Digital Team (PRIDE).

Cawapres Sandiaga Uno mengingatkan para relawan yang bergabung mendukungnya agar menjauhi Juniper alias suka julid, nyinyir dan baper (bawa perasaan).

"Saya doyan jeniper. Jeniper itu jeruk nipis peras. Tapi ada jeniper lain. Jeniper lain ini julid, nyiyir dan baper (Juniper) dan ini unfaedah. Tapi PRIDE akan terus kampanye positif," jelas Sandiaga saat menghadiri Ngopi Digital Pride di Jalan Widya Chandra VII, Jakarta Selatan.

Selain harus menjauhi sikap Juniper, Sandi juga berpesan agar para relawan PRIDE selalu berpikiran positif, memperbanyak senyum dan ikhlas.

"PRIDE enggak boleh juniper. Kita semua harus berfaedah dan kita tebus perjuangan kita dengan perjuangan yang ikhlas," pesannya.

Saat bergerak di dunia maya atau media sosial, ia meminta para relawan agar berbagi informasi dengan kesantunan. Mereka juga harus berbagi informasi yang mengabarkan kesuksesan sehingga bisa menjadi inspirasi masyarakat. Termasuk berbagi informasi tentang UKM-UKM yang sukses.
Ini sejalan dengan visi misi Prabowo-Sandi untuk meningkatkan perekonomian bangsa. Jika ada kemarahan di pihak lain, ia juga berpesan agar jangan dibalas dengan cara yang sama. Tapi harus tetap menghadapi dengan santun.

"Padamkan api dengan gagasan dan untuk menghadapi sisi buruk sosmed, kita jadikan PRIDE sebagai tools untuk menghadirkan konten yang positif dan sejuk. Jangan gunakan Pilpres untuk saling menyerang dan PRIDE harus beda dengan yang lain dan kita harus mempersatukan bangsa," ujarnya kepada SINDOnews, Jumat (7/9/2018).

Koordinator PRIDE, Anthony Leong menyatakan relawan PRIDE akan fokus pada kampanye positif selama pilpres 2019. Ia menjunjung demokrasi sejuk dan hadirkan media sosial yang tidak memecah belah.

"Kita komitmen dengan festival gagasan dari awal hingga akhir masa kampanye. Kita akan fokus mengisi konten yang positif, dan pastikan media sosial bukan dijadikan ajang memecah belah melainkan jadi perekat dan penuh dengan demokrasi sejuk," tutup Anthony, salah satu pengusaha muda Indonesia.
(maf)
Berita Terkait
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi,...
Prabowo-Sandi atau Anies-Sandi, Mana Lebih Disuka Pemilih Muslim?
Sandi Enggan Komentari...
Sandi Enggan Komentari 'Ndasmu Etik' Prabowo
Jelang Pelantikan Menteri,...
Jelang Pelantikan Menteri, Prabowo-Sandi Trending Topik
Poltracking: Simulasi...
Poltracking: Simulasi Prabowo-Airlangga Kalahkan Ganjar-Sandi
Eks Relawan Prabowo-Sandi...
Eks Relawan Prabowo-Sandi Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024
Sandi Harap Prabowo...
Sandi Harap Prabowo Mampu Tingkatkan Produksi Pangan Nasional
Berita Terkini
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
PTUN Tolak Gugatan PLK,...
PTUN Tolak Gugatan PLK, Dedi Mulyadi Menilai Keputusan Hakim Sudah Tepat
Infografis
Siapa John Ternus, Bos...
Siapa John Ternus, Bos Baru Apple Pengganti Tim Cook?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved