Ma'ruf Amin Bertekad Tekan Konflik Ideologi dalam Berbangsa

Minggu, 02 September 2018 - 22:03 WIB
Maruf Amin Bertekad...
Ma'ruf Amin Bertekad Tekan Konflik Ideologi dalam Berbangsa
A A A
JAKARTA - Bakal Calon Wakil Presiden (Cawapres), KH Maruf Amin bertekad ingin menekan isu perdebatan juga konflik ideologi dalam berbangsa. Dia beralasan konsentrasi soal ideologi dikarenakan masih banyak sejumlah pihak belum menjadikan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai landasan negara.

"Saya akan menerapkan Nawacita jilid II. Saya ingin membantu hingga 2024 tidak disibukkan konflik-konflik ideologis. Oleh karena itu, kita harus memantapkan bangsa ini harus utuh, satu. Pancasila merupakan titik temu, kalimatun sawa. Negara ini dibangun berlandaskan Undang-Undang Dasar 1945, ittifaqoot wathaniyah," ujarnya saat menghadiri pembekalan para calon anggota legislatif Partai Nasdem, di Jakarta Utara, Minggu (2/9/2018)

Menurutnya, walau penduduk Indonesia mayoritas beragama Islam tidak otomatis sistem pemerintahan negara menjafi khilafah. Sebab, para pendahulu dengan beragam latar agama, suku, sosial, sepakat landasan negara adalah Pancasila dan UUD 1945. Atas dasar itu sistem khilafah akan ditolak di Indonesia.

"Kenapa khilafah ditolak di Indonesia, apa tidak islami? Islami. Tetapi yang islami itu bukan hanya khilafah, kerajaan juga islami makanya ada Kerajaan Saudi. Bagi kita, umat islam memang bukan negara Islam tapi negara kesepakatan. Ada yang sebut daarul ahdi, ada yang sebut daarul miitsaq oleh karena itu Islam Indonesia Islam kaaffah maal miitsaq," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh menyatakan pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden Jokowi-Ma'ruf Amin merupakan konsep ideal dari Indonesia yang menginginkan koalisi nasionalis dan religius. Dia meyakini keduanya bisa menyelesaikan konflik perbedaan prinsip ideologi antara kehidupan berbangsa dengan keagamaan.

"Saya mengikuti benar-benar pemikiran yang telah diutarakan calon wakil presiden kita Bapak KH Prof Ma'ruf Amin, saya kagum dengan beliau," ucapnya dalam agenda yang sama.

Dia mengatakan gagasan kegamaan Ma'ruf menekankan Islam nusantara di Indonesia merupakan pemikiran yang selaras dengan Nasdem dalam membawa gagasan politik perubahan restorasi Indonesia.

"Besar sekali artinya karena pikiran-pikiran yang jelas, apa yang disampaikan Pak Ma'ruf Amin itu lah sejatinya, esensinya politikal gagasan Partai NasDem yaitu membawa perubahan restorasi Indonesia, ini benar saya katakan," katanya.
(kri)
Berita Terkait
Survei Indikator Politik:...
Survei Indikator Politik: Pemilih Jokowi-Maruf Cenderung ke Ganjar Pranowo
Sempat Jadi Rival di...
Sempat Jadi Rival di Pilpres, Prabowo Ungkap Alasannya Mau Jadi Menteri Jokowi
Pilpres 2024, Perindo...
Pilpres 2024, Perindo Jamin Lanjutkan Gagasan Jokowi-Ma'ruf Amin
Maruf Amin Harap Kepemimpinannya...
Ma'ruf Amin Harap Kepemimpinannya dengan Jokowi Berakhir Husnulkhatimah
Prabowo Ungkap Alasan...
Prabowo Ungkap Alasan Mau Gabung Kabinet Jokowi: Saya Tidak Ingin Bangsa Ini Pecah
Buruh Puji Kabinet Jokowi...
Buruh Puji Kabinet Jokowi Tak Terpengaruh Kasak-kusuk Pilpres 2024
Berita Terkini
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
Penjelasan Menteri PU...
Penjelasan Menteri PU Dody Hanggodo tentang Isu Tak Mau Salaman dengan Bawahan dan Pakai Private Jet
Kuntadi Jadi Jampidsus,...
Kuntadi Jadi Jampidsus, Yusril: Tugas Pokoknya Selesaikan Kasus Febrie Adriansyah
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Jaksa Agung Mutasi 8...
Jaksa Agung Mutasi 8 Kepala Kejaksaan Tinggi, Ada Kajati Aceh hingga Sulsel
Ditjen Imigrasi Siapkan...
Ditjen Imigrasi Siapkan Satu Jenis Paspor Nasional, Nomor Tak Berubah Seumur Hidup
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved