Sandiaga Banyak Muncul Ketimbang Prabowo, Pengamat: Ini Strategi
Senin, 27 Agustus 2018 - 16:24 WIB
Sandiaga Banyak Muncul Ketimbang Prabowo, Pengamat: Ini Strategi
A
A
A
JAKARTA - Pasangan calon presiden-wakil presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dinilai tengah menerapkan strategi baru menghadapi Pilpres 2019. Strategi itu dengan memunculkan sosok Sandiaga Uno ke depan publik.
Jamak diketahui, Sandiaga Uno, cawapres Prabowo, kerap muncul di depan publik. Kemunculan sandiaga di berbagai acara resmi maupun nonresmi, bahkan melampaui kemunculan Prabowo.
Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu seolah sedang menyepi dari hiruk pikuk publik.Pengamat politik Indonesia Public Institute (IPI) Jerry Massie menilai, fenomena kemunculan Sandiaga itu sebagai strategi baru yang diterapkan.
Seolah belajar dari kekalahan Pilpres 2014, Jery menduga, Prabowo yang kini tak banyak tampil sengaja ingin mengelabui lawan.
"Karena semakin banyak tampil bisa berakibat fatal. Jadi Prabowo lagi keep silent atau politik diam. Tapi tetap dia memantau," kata Jerry kepada SINDOnews, Senin (27/8/2018).
(Baca juga: Pandangan Pengamat Intelijen Soal #2019GantiPresiden)
Dalam strategi ini, Jerry menyebut Sandiaga sebagai playmaker. Sosok yang turun ke lapangan. Penerapan strategi ini kata Jerry, sangat menguntungkan kubu Prabowo lantaran lawan sulit menebak langkah politik yang mereka terapkan.
"Waktu lalu, Prabowo terlalu gencar dan terburu-buru. Kali ini mereka mengubah konsep, ini perlu diwaspadai. Prabowo tak terlalu menggebu-gebu. Sudah beberapa event Sandiaga yang turun. Barangkali usia Sandiaga juga masih muda. Jadi masih kuat," kata Jerry.
Jamak diketahui, Sandiaga Uno, cawapres Prabowo, kerap muncul di depan publik. Kemunculan sandiaga di berbagai acara resmi maupun nonresmi, bahkan melampaui kemunculan Prabowo.
Mantan Komandan Jenderal Kopassus itu seolah sedang menyepi dari hiruk pikuk publik.Pengamat politik Indonesia Public Institute (IPI) Jerry Massie menilai, fenomena kemunculan Sandiaga itu sebagai strategi baru yang diterapkan.
Seolah belajar dari kekalahan Pilpres 2014, Jery menduga, Prabowo yang kini tak banyak tampil sengaja ingin mengelabui lawan.
"Karena semakin banyak tampil bisa berakibat fatal. Jadi Prabowo lagi keep silent atau politik diam. Tapi tetap dia memantau," kata Jerry kepada SINDOnews, Senin (27/8/2018).
(Baca juga: Pandangan Pengamat Intelijen Soal #2019GantiPresiden)
Dalam strategi ini, Jerry menyebut Sandiaga sebagai playmaker. Sosok yang turun ke lapangan. Penerapan strategi ini kata Jerry, sangat menguntungkan kubu Prabowo lantaran lawan sulit menebak langkah politik yang mereka terapkan.
"Waktu lalu, Prabowo terlalu gencar dan terburu-buru. Kali ini mereka mengubah konsep, ini perlu diwaspadai. Prabowo tak terlalu menggebu-gebu. Sudah beberapa event Sandiaga yang turun. Barangkali usia Sandiaga juga masih muda. Jadi masih kuat," kata Jerry.
(maf)