Deklarasi Jokowi 2 Periode, Wujud Terima Kasih Masyarakat Rote

Rabu, 08 Agustus 2018 - 23:28 WIB
Deklarasi Jokowi 2 Periode,...
Deklarasi Jokowi 2 Periode, Wujud Terima Kasih Masyarakat Rote
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo membagikan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), Program Keluarga Harapan (PKH) dan sertifikat tanah dalam kunjungannya ke Indonesia bagian selatan, Nusa Tenggara Timur, Senin 8 Agustus 2018.

Di NTT, Presiden Jokowi juga meresmikan Unit Sekolah Baru (USB) SMP Negeri 4 Rote Barat Daya di Desa Lentera, Rote Ndao, Pulau Rote dan meresmikan Bendungan Raknamo di Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang.

Di wilayah terluar Indonesia yang berbatasan dengan Australia dan Timor Leste, mantan Gubernur DKI Jakarta itu juga meresmikan pembangunan infrastruktur monumental yakni Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Wini di Kabupaten Timur Tengah Utara dan PLBN Motamasin di Kabupaten Malaka.

Sederet program tersebut bukan sekedar janji, namun sudah direalisasikan Jokowi dengan mengacu pada gagasan besar yang tertuang dalam Sembilan Program Prioritas atau Nawa Cita. Khususnya Nawacita Ketiga yaitu "Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan".

Demikian disampaikan Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat Arus Bawah Jokowi (DPP ABJ) Michael Umbas dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/8/2018).

Menurut Michael, berbagai kebijakan pemerintah telah dan akan terus dilaksanakan di daerah terluar. Pemerataan pembangunan inilah yang dirasakan masyarakat sehingga mereka tidak segan untuk mendeklarasikan diri mendukung Presiden Joko Widodo memimpin kembali Indonesia lima tahun ke depan.

"Deklarasi dan dukungan masyarakat Rote hari ini sebagai wujud terima kasih masyarakat kepada Presiden, karena Presiden telah memperhatikan pembangunan di daerah khususnya di Rote," kata Umbas.

Deklarasi dukungan Jokowi Dua Periode diikuti ratusan warga setempat dan berlangsung di Pantai Nemberala, Rote Ndao. Warga dan simpatisan Jokowi membentangkan spanduk besar bertuliskan "Terima Kasihku Untukmu Jokowi" dalam deklarasi tersebut.

Sekadar diketahui, deklarasi dan dukungan terhadap pencalonan kembali Presiden Jokowi yang dimotori Arus Bawah Jokowi hari ini berlangsung secara serentak di empat daerah terluar. Empat daerah itu adalah di Rote (NTT), Sabang (Aceh), Miangas (Sulawesi Utara) dan Merauke (Papua).

Seperti halnya ke Miangas, lanjut Umbas, kunjungan sekaligus implementasi janji Jokowi bagi masyarakat Rote merupakan prestasi sekaligus sejarah. Sebab baru pertama kalinya Rote Ndao dikunjungi Kepala Negara.

"Ini adalah jawaban dari masyarakat yang tinggal di Pulau Rote. Mereka merasakan adanya perubahan signifikan, baik dari pembangunan infrastruktur maupun aksestabilitasnya," pungkasnya.
(whb)
Berita Terkait
Refly Harun: Putusan...
Refly Harun: Putusan MA Sama Sekali Tak Pengaruhi Hasil Pilpres 2019
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: Mayoritas Pemilih Jokowi di Pilpres 2019 Dukung Ganjar-Mahfud
Ganjar Cerita Kedekatan...
Ganjar Cerita Kedekatan dengan Mahfud MD, Diskusi Cawapres Jokowi di Pilpres 2019
Kantor TPN Ganjar Pakai...
Kantor TPN Ganjar Pakai Markas Pemenangan Jokowi di Pilpres 2019
KAMI Tak Ambil Pusing...
KAMI Tak Ambil Pusing Dengar Nyinyiran Pendukung Pemerintah
Survei LSJ: 40,6 Persen...
Survei LSJ: 40,6 Persen Pendukung Jokowi di Pilpres 2019 Merapat ke Prabowo
Berita Terkini
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
Infografis
5 Badan Intelijen Terbaik...
5 Badan Intelijen Terbaik pada 2025, Nomor 2 Paling Kejam dan Kontroversial
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved