Soal Cawapres Usulan Kyai NU, PDIP Yakin Tidak Memecah Suara Ulama

Minggu, 05 Agustus 2018 - 16:01 WIB
Soal Cawapres Usulan...
Soal Cawapres Usulan Kyai NU, PDIP Yakin Tidak Memecah Suara Ulama
A A A
JAKARTA - PDIP menilai usulan para ulama dan kyai Nahdlatul Ulama (NU) yang menginginkan agar Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj dan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mendampingi Jokowi pada Pilpres 2019, dianggap sebagai hal positif. Sebab Indonesia merupakan negara berketuhanan dan religius.

Bagi PDIP, hal ini juga membuktikan bahwa Presiden Jokowi diterima semua kalangan. "Ini menunjukan kepemimpinan pak Jokowi diterima seluruh kalangan. Semua kalangan sudah disuarakan untuk menjadi wakilnya Jokowi," ujar Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, Minggu (5/8/2018).

Menurut Hasto, munculnya rekomendasi cawapres dari seluruh kalangan, termasuk kalangan ulama dan kyai, masih dianggap wajar. Hasto pun yakin usulan ulama tersebut tidak akan memecah suara ulama.

Hasto menegaskan, Presiden Jokowi selalu mendengarkan masukan dari para ketua umum parpol untuk menilai dengan jernih tentang profile yang akan ditunjuk sebagai wakilnya.

Hasto pun menjamin siapapun yang diputuskan Jokowi bukan merujuk pada cawapres, melainkan kekuasaan yang mengusung semangat gotong royong.

"Semua akan dibahas dengan menghormati hak prerogratif presiden. Pak Jokowi mendengarkan semuanya, keputusan (diambil) sudah merenung dan pertimbangan matang. Hanya Pak Jokowi dan ketum partai yang memahami," pungkasnya.
(thm)
Berita Terkait
Bisa Usung Kader Sendiri,...
Bisa Usung Kader Sendiri, PDIP Belum Tertarik Bicara Koalisi 2024
Pilpres 2024, PDIP Siap...
Pilpres 2024, PDIP Siap Hadapi Dua atau Tiga Capres
Bakal Ada Tamu Kejutan...
Bakal Ada Tamu Kejutan di HUT ke-51 PDIP Besok, Siapa?
Soal Pilpres 2024, Bambang...
Soal Pilpres 2024, Bambang Pacul Ibaratkan PDIP Tim Kuat Piala Dunia
Rekam Jejak Suara PDIP...
Rekam Jejak Suara PDIP dari tahun 1999-2019, Pernah Mengalami Penurunan hingga Berhasil Kokoh di Puncak
Jadi Partai Modern,...
Jadi Partai Modern, PDIP Dinilai Tak Tinggalkan Elan Kerakyatan
Berita Terkini
Fenomena Matahari Tepat...
Fenomena Matahari Tepat di Atas Kakbah, Kemenag Verifikasi Arah Kiblat di 725.669 Titik
Periksa Anggota BPK...
Periksa Anggota BPK Bobby Rizaldi, KPK Dalami Dugaan Pengaturan Opini WTP Pemkab Muara Enim
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Hendardi Beberkan 3...
Hendardi Beberkan 3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah oleh Kejagung: Keberanian KPK Sedang Diuji
3 Brigjen Pol Dimutasi...
3 Brigjen Pol Dimutasi Kapolri ke Divkum Polri pada Juni 2026, Ini Daftar Namanya
M Jasin Dorong KPK Ambil...
M Jasin Dorong KPK Ambil Alih Kasus Febrie Andriansyah: Jangan Ewuh Pakewuh
Infografis
10 Negara yang Paling...
10 Negara yang Paling Tidak Dikenal, dari Nauru hingga Tuvalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved