HIMPUH Berangkatkan Jamaah Haji Khusus Sebanyak 9.765 Orang

Selasa, 31 Juli 2018 - 08:47 WIB
HIMPUH Berangkatkan...
HIMPUH Berangkatkan Jamaah Haji Khusus Sebanyak 9.765 Orang
A A A
JAKARTA - Tahun ini jamaah haji khusus mendapat kuota 17.000 jamaah. Anggota Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) HIMPUH mendapatkan jatah 9.765 kuota atau 58% dari seluruh kuota haji khusus dan sudah terproses e-hajj 95%. Dan yang sudah mendapatkan visa sebanyak 60%.

Ketua Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH) Ahmad Baluki mengatakan, anggota HIMPUH akan diberangkatkan oleh 90 PIHK dan seluruhnya akan menempatkan jamaah di 6 Maktab di Majr Kabs, daerah yang posisinya sangat dekat dengan Jamarat. "Pemberangkatannya sendiri akan tergabung dalam 19 kloter, mulai pada Ahad 29 Juli sd 17 Agustus 2018,” tandas Baluki dalam keterangan resmi yang diterima Sindonews.

Mengenai keberangkatan jamaah haji khusus, Baluki Ahmad mengatakan, persiapan jamaah saat ini sudah maksimal baik itu akomodasi dan pelayanan terhadap jamaah selama berada di Arab Saudi.

“Sesuai standar aturan pelayanan minimal jamaah yang ditentukan oleh Kemenag, pada umumnya 80 % jamaah haji khusus anggota HIMPUH akan berada di Ring I. Jadi harus dibedakan pemondokan itu ada dua. Dimana yang satu untuk transit tidak diukur dengan jarak dan satunya lagi untuk tempat tinggal utama jamaah selama melaksanakan ibadah, itulah yang diukur dengan jarak sesuai ketentuan tidak boleh lebih dari 500 meter. Dan kita sudah menempatkan jamaah berada di Ring I di sekitar Masjidil Haram,” terangnya.

Termasuk juga dengan bintang pelayanannya, sesuai ketentuan yang berlaku, Haji Khusus harus menggunakan bintang empat dan bintang lima.

“Alhamdulillah, dengan diatur sistem e-hajj ini menjadikan sesuatu hal yang sangat tertib dan baik. Karena yang ada tersistem disitu adalah hotel-hotel yang berbintang lima. Jadi, tidak ada lagi jamaah yang berangkat kesana tidak punya kamar hotel. Semua sudah mendapatkan hotel karena sudah masuk ke dalam sistem e-hajj tersebut. Ketika tidak masuk ke sistem, maka jamaah tersebut tidak akan mendapatkan visa. Jadi dengan adanya sistem e-hajj ini mengatur kita untuk berbuat tertib dan meningkatkan pelayanan kita terhadap jamaah,” katanya.

Semetara itu, Direktur Pembinaan Haji Khusus dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Arfi Hatim melepas keberangkatan perdana sebanyak 297 Jamaah Haji Khusus dari Anggota Himpunan Penyelenggara Umrah dan Haji (HIMPUH).

Dalam pelepasan tersebut, Arfi berharap, proses pemberangkatan jamaah haji khusus ini dapat berjalan dengan lancar hingga akhir pemberangkatan 17 Agustus 2018 mendatang.

"Kami berharap, proses keberangkatan berjalan dengan baik tanpa kendala apa pun," kata Arfi usai melepas jamaah di Terminal 3 Ultimate di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (29/7/2018) lalu.

Selain itu, selama menjalankan ibadah di Tanah Suci baik Madinah mau pun Mekkah, Arfi mengimbau, agar jamaah menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya.

"Manfaatkan waktu sebaik-baiknya, jaga kondisi kesehatan dan keselamatan, serta kuti petunjuk apa yang pernah diterima saat manasik. Jika semua berjalan lancar, Insha Allah, ketika pulang nanti akan meraih predikat mabrur," tandas Arfi.
(nfl)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Tepis Ada Pembagian...
Tepis Ada Pembagian Keuntungan Program MBG ke Presiden, Kepala BGN: Hoaks
PP Himmah: Waspada Aksi...
PP Himmah: Waspada Aksi Reformasi Jilid II Dimanfaatkan Hambat Program Pemerintah
Kejagung: Sony Sanjaya...
Kejagung: Sony Sanjaya Tak Bisa Jadi Justice Collaborator Jika Menjadi Pelaku Utama
Forum ILC Jenewa, Delegasi...
Forum ILC Jenewa, Delegasi Indonesia Dorong Payung Hukum Global bagi Pekerja Digital
Suvenir Kapal Perang...
Suvenir Kapal Perang Mikasa dari Menhan Jepang untuk Presiden Prabowo
Kasus Sertifikasi K3,...
Kasus Sertifikasi K3, KPK Telusuri Aliran Uang ke Pihak Kemnaker
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved