PAN Yakin Pilpres Lebih Semarak Jika Demokrat Gabung Koalisi Prabowo

Rabu, 25 Juli 2018 - 16:43 WIB
PAN Yakin Pilpres Lebih...
PAN Yakin Pilpres Lebih Semarak Jika Demokrat Gabung Koalisi Prabowo
A A A
JAKARTA - Partai Amanat Nasional (PAN) meyakini Pilpres 2019 akan lebih semarak jika Partai Demokrat bergabung dalam koalisi pendukung Prabowo Subianto. Partai berlambang matahari terbit itu mengapresiasi pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Kuningan Timur, Setiabudi, Jakarta Selatan, Selasa 24 Juli 2018 malam.

Sebab, pertemuan kedua pimpinan partai politik itu dinilai positif untuk mematangkan sebuah koalisi pada Pilpres 2019 mendatang. "Kalau misalkan nanti PAN, Gerindra, PKS, dan Partai Demokrat bergabung, bersatu dalam koalisi Persatuan Indonesia kan malah lebih bagus. Pilpres lebih menjadi semarak dan lebih demokratis," ujar Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (25/7/2018).

Dia mengatakan, koalisi pendukung Prabowo Subianto harus dibangun berdasarkan platform yang mencerminkan tantangan, peluang dan ancaman bangsa Indonesia ke depan. "Dalam perspektif ideologi politik, budaya, ekonomi, dan sebagainya. Jadi platform itu adalah merupakan panduan kerja, haluan kerja nanti kalau kemudian koalisi ini berhasil menang di pilpres," katanya.

Viva meyakini bahwa PAN, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) maupun Partai Demokrat tidak bersikeras menyodorkan masing-masing tokoh untuk bisa menjadi calon wakil presiden (Cawapres) pendamping Prabowo Subianto. "Jadi, seluruh partai politik yang akan berkoalisi termasuk PAN, sama-sama menginginkan bahwa koalisi ini adalah merupakan koalisi lahir batin, koalisi Persatuan Indonesia yang mencerminkan sebuah pandangan visi yang diturunkan dalam bentuk platform," jelasnya.

Selanjutnya, kata dia, platform itu akan diperjuangkan dalam kampanye pada Pilpres 2019 mendatang. "Agar masyarakat rakyat tahu tentang program-program apa yang akan diperjuangkan apabila nanti Tuhan menghendaki, mentakdirkan pasangan calon ini menang di dalam pilpres," tutupnya.
(kri)
Berita Terkait
Belajar dari Panasnya...
Belajar dari Panasnya Pilpres 2019, PAN Ingin Presidential Threshold Dihapus
Soal Koalisi Partai...
Soal Koalisi Partai Islam, Zulkifli Hasan Ungkap Luka Pilpres 2019
PAN Bilang Diveto Amien...
PAN Bilang Diveto Amien Rais saat Mau Dukung Jokowi, Begini Respons Waketum Partai Ummat
Gaet Tokoh Muda hingga...
Gaet Tokoh Muda hingga Artis, Parpol Mulai Pikat Milenial untuk 2024
PAN Ungkap Pernah Diveto...
PAN Ungkap Pernah Diveto Amien Rais Ketika Ingin Gabung Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019
Deretan Gubernur dan...
Deretan Gubernur dan Menteri Hadiri Bimtek PAN di Bali
Berita Terkini
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Waka BGN Sony Sonjaya...
Waka BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator, Kejagung Bakal Periksa Pekan Depan
Penampakan Andri Mulyono...
Penampakan Andri Mulyono Pakai Rompi Tahanan usai Jadi Tersangka Baru Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung: Tersangka...
Kejagung: Tersangka Andri Mulyono Mark up Pengadaan Motor Listrik BGN
Tepis Isu Menguntungkan...
Tepis Isu Menguntungkan Kapolri, Pakar: UU Polri Baru Berpihak pada Kepentingan Publik
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved