Cawapres Prabowo Disarankan Setelah Jokowi Umumkan Pendampingnya
Senin, 23 Juli 2018 - 10:21 WIB
Cawapres Prabowo Disarankan Setelah Jokowi Umumkan Pendampingnya
A
A
A
JAKARTA - Ketua Presidium Perhimpunan Masyarakat Madani (Prima) Sya'roni memperkirakan pertemuan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Rumah Sakit belum sampai membicarakan duet Prabowo-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Pria yang akrab disapa Roni ini menganggap, pada tahap awal kemungkinan baru dilakukan penjajakan koalisi. "Jika kesepahaman telah tercapai, untuk penentuan cawapres selanjutnya akan dibahas dengan parpol koalisi lainnya," ujar Roni saat dihubungi SINDOnews, Senin (23/7/2018).
Menurut Roni, meski belum ada penentuan sikap, tampaknya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) akan membangun koalisi dengan Gerindra. Menurutnya, jika partai Demokrat mau bergabung, maka pembahasan figur Cawapres akan dilakukan secara bersama-sama oleh keempat parpol tersebut.
Ditambahkan dia, jika keempat parpol ini sudah bergabung, maka sebaiknya figur Cawapres Prabowo diumumkan setelah kubu koalisi petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan sosok pendampingnya.
"Dengan mengetahui cawapres yang mendampingi Jokowi, maka bisa dijadikan pertimbangan mencari sosok cawapres yang tepat bagi Prabowo sehingga berpeluang lebih besar untuk mengalahkan Jokowi," pungkasnya.
Pria yang akrab disapa Roni ini menganggap, pada tahap awal kemungkinan baru dilakukan penjajakan koalisi. "Jika kesepahaman telah tercapai, untuk penentuan cawapres selanjutnya akan dibahas dengan parpol koalisi lainnya," ujar Roni saat dihubungi SINDOnews, Senin (23/7/2018).
Menurut Roni, meski belum ada penentuan sikap, tampaknya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN) akan membangun koalisi dengan Gerindra. Menurutnya, jika partai Demokrat mau bergabung, maka pembahasan figur Cawapres akan dilakukan secara bersama-sama oleh keempat parpol tersebut.
Ditambahkan dia, jika keempat parpol ini sudah bergabung, maka sebaiknya figur Cawapres Prabowo diumumkan setelah kubu koalisi petahana Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan sosok pendampingnya.
"Dengan mengetahui cawapres yang mendampingi Jokowi, maka bisa dijadikan pertimbangan mencari sosok cawapres yang tepat bagi Prabowo sehingga berpeluang lebih besar untuk mengalahkan Jokowi," pungkasnya.
(pur)