Indonesia dan Filipina Kerja Sama Terkait Kesehatan Global

Kamis, 19 Juli 2018 - 18:58 WIB
Indonesia dan Filipina...
Indonesia dan Filipina Kerja Sama Terkait Kesehatan Global
A A A
JAKARTA - Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan tanpa disadari ternyata dibarengi dengan munculnya sejumlah penyakit baru. Berkembangnya penyakit menular baru tentunya juga membawa dampak sosial dan ekonomi global yang terkait dengan penyakit dan kematian yang tak terduga.

Ancaman penyakit menular tersebut memang seringkali tak bisa dihindari. Lebih berbahaya lagi, kehadirannya juga acapkali tak bisa diprediksi sebelumnya. Terlebih lagi, sebagai negara yang terletak dalam satu kawasan, Indonesia dan Filipina memiliki potensi besar dalam penularan penyakit.

Kendati begitu, tak seharusnya kedua negara ini berdiam diri sambil menunggu serangan penyakit itu datang. Menurut data Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, 70% penyakit infeksi berasal dari penyakit zoonosis-penyakit yang menular dari hewan ke manusia dan sebaliknya.

Ini menunjukkan bahwa lebih dari satu aspek bisa dikaitkan dengan penyakit. Oleh karena itu, diperlukan kolaborasi dan koordinasi di antara tenaga kerja yang berhubungan dengan kesehatan dan kesehatan atau dapat disebut sebagai tenaga kerja One Health.

Melihat kondisi tersebut, Indonesia One Health University Network (INDOHUN), asosiasi perguruan tinggi negeri menyelenggarakan pelatihan kepemimpinan, bertajuk Global Health True Leaders 2.0 (GHTL 2.0) yang berlangsung di Lombok, Nusa Tenggara Barat, 16-23 Juli 2018.

GHTL 2.0 merupakan program pelatihan kepemimpinan yang ditujukan untuk calon tenaga kesehatan untuk dapat berkontribusi dalam ranah kesehatan global. Pada pelatihan ini peserta akan dibekali dengan nilai-nilai kepemimpinan dalam pengembangan dunia kesehatan.

Pelatihan ini diikuti tidak hanya diikuti oleh peserta dari Indonesia namun juga peserta yang berasal dari Filipina. "Saya merasa bahwa saya sangat mudah untuk berbaur dan menyatu dengan peserta lainnya terutama dari Indonesia. Mereka terbuka dan menyambut saya dengan sangat baik," ujar Elle Ysabel Manabat dari University of the Philippines Manila.

Kegiatan ini dirancang agar peserta akan memiliki kesempatan untuk membangun keterampilan kesadaran lintas budaya mereka. Pada dasarnya, dan meningkatkan kemampuan kolaborasi dan koordinasi ketika peserta menjalani kehidupan sehari-hari.

Pada tahun ini, GHTL diselenggarakan di Lombok, Nusa Tenggara Barat pada tanggal 16-23 Juli 2018. Kegiatan ini dilakukan di Lombok dengan tujuan untuk membekali calon tenaga kesehatan untuk memahami mengenai kebudayaan lokal sehingga peserta

Selain itu, Para pembicara yang hadir di kegiatan GHTL 2. 0 di Lombok ini juga datang dari latar belakang yang beragam, yakni Christopher A. Whitter (Direktur dari Conservation Medicine Program & Research Assistant Professor, Cummings School of Veterinary Medicine, Tufts University), Jeffry Mariner (Research Professor, Tufts Cummings School of Veterinary Medicine, Cummings School of Veterinary Medicine, Tuft University), Benyamin Sihombing (WHO Indonesia), Samantha Barbara Islan, (Chairman of board Love Pink), Dian Puspita Sari (Ketua Medical Education, Fakultas Kedokteran UNRAM), Kemal Soeriawidjaja (Partnership ID), serta Benjamin. D. Anderson (perwakilan One Health Commission dan ketua tim One Health dari Duke Khunsai University).

Kegiatan ini sudah berlangsung selama 4 tahun sejak tahun 2014. Dan telah diikuti oleh lebih dari 600 alumni yang berasal dari 10 negara. Koordinator INDOHUN, Prof drh Wiku Adisasmito MSc Ph.D yang sebagai koordinator GHTL 2,0 mengungkapkan, kegiatan ini memiliki makna yang sangat strategis bagi calon-calon pemimpin masa depan.

"Sebagai generasi muda yang memiliki tanggung jawab lebih dalam kesehatan global di masa depan, kepemimpinan memiliki peranan penting dalam membangun kesehatan kerja sama dan kolaborasi untuk mempersiapkan calon-calon tenaga kesehatan," ujar Wiku Adisasmito.
(maf)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Pentingnya Upaya Peningkatan...
Pentingnya Upaya Peningkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat
Berita Terkini
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
6 Pejabat TNI AL Berganti,...
6 Pejabat TNI AL Berganti, Kadiskomlekal hingga Kadislitbangal
Presiden Prabowo Fokus...
Presiden Prabowo Fokus pada Kebutuhan Dasar Rakyat dan Kesejahteraan Masyarakat
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Roy Suryo Bandingkan...
Roy Suryo Bandingkan Lamanya Penanganan Kasus Ijazah Jokowi dengan Jessica dan Ferdy Sambo
DKPP Pecat Ketua Bawaslu...
DKPP Pecat Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw karena Terbukti Masih Berstatus ASN
Infografis
Line Up Timnas Indonesia...
Line Up Timnas Indonesia U-22 Lawan Filipina di SEA Games 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved