Demokrat Yakin AHY Bisa Jadi Cawapres, Ini Alasannya

Sabtu, 14 Juli 2018 - 18:25 WIB
Demokrat Yakin AHY Bisa...
Demokrat Yakin AHY Bisa Jadi Cawapres, Ini Alasannya
A A A
JAKARTA - Partai Demokrat masih tetap berupaya mengusung Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pemilu 2019.

Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari mengungkapkan AHY memiliki keunggulan, yakni berpotensi meraup banyak suara dari kalangan pemilih muda atau pemula.

"Kalau kami mau jujur, saat ini Demokrat memang melihat potensi suara. Ada 40 persen pemilih pemula, tentu ini salah satu yang menjadi basis pemikiran kami mencalonkan Mas Agus Harimurti dan untuk juga menjadi salah satu yang kami tawarkan untuk cawapres," kata Imelda saat acara diskusi Polemik MNC Trijaya FM bertajuk Jokowi Memilih Cawapres, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (14/7/2018).

Selain itu, kata dia, Demokrat punya rekam jejak yang baik sebagai partai penguasa dua periode pada tahun 2004 hingga 2014.

"Kami meyakini salah satu yang menjadi poin untuk dipertimbangkan adalah ketua umum, presiden yang memimpin 10 tahun, itulah yang menurut kami bisa dipertimbangkan," ujarnya.

Apalagi, Imelda menilai Prabowo Subianto maupun Jokowi masih membuka peluang untuk menggandeng AHY.

"Yang kami ketahui juga, dari kubu Pak Prabowo misalnya, informasi yang disampaikan dalam pertemuan dengan Pak Syarif (Wakil Ketua Umum Partai Demokrat) yang menyatakan ada keinginan untuk meminta Mas Agus menjadi cawapres," ujar Imelda.

Namun, dia enggan menjelaskan secara detail maksud peryataan Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono, yang menyebut pencalonan AHY sebagai cawapres bukan harga mati.

"Saya pikir itu biar nanti dalam proses ya. Kita lihat politik pada hari-hari ini ada beberapa nama yang kita lihat muncul untuk Pak Jokowi. Dan itu biar menjadi urusan Pak Jokowi untuk memilih siapa cawapresnya," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Gerindra Masih Berusaha...
Gerindra Masih Berusaha Rayu PAN, Ingatkan Pilpres 2014 dan 2019
Momen Prabowo Peluk...
Momen Prabowo Peluk Erat Otto Hasibuan, Kenang Perjuangan Bersama di Pilpres 2019
Alasan Gerindra Pecat...
Alasan Gerindra Pecat M Taufik karena Prabowo Kalah di Jakarta saat Pilpres 2019
Capaian Partai Gerindra...
Capaian Partai Gerindra di Pemilu 2009, 2014, dan 2019
7 Provinsi Penyumbang...
7 Provinsi Penyumbang Terbesar Suara Partai Gerindra di Pemilu 2019
Gerindra : Tak Ada Hambatan...
Gerindra : Tak Ada Hambatan Koalisi dengan PDIP di Pilpres 2024
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved