Ini Deretan Cawapres yang Populer Mendampingi Jokowi dan Prabowo
Rabu, 11 Juli 2018 - 16:44 WIB
Ini Deretan Cawapres yang Populer Mendampingi Jokowi dan Prabowo
A
A
A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto masih menjadi dua tokoh yang paling diyakini akan kembali bertarung dalam Pilpres 2019 . Bursa cawapres keduanya pun terus memanas.
Deretan tokoh dinilai layak mendampingi Jokowi dan Prabowo. Survei KedaiKOPI terbaru menyebutkan, sejumlah nama yang pantas mendampingi Jokowi. Mereka yakni Jusuf Kalla (9,8%) yang disusul Gatot Nurmantyo (7,5%), TGB Zainul Majdi (7,3%), Susi Pudjiastuti (6,7%), AHY (5,2%), Romahurmurziy (4,8%), Tri Rismaharini (3,6%), Sri Mulyani (2,4%), Agum Gumelar (2,1%), Muhaimin Iskandar (2,1%), dan Amien Rais (2,1%).
“Masih terdapat 29,8% responden yang menjawab tidak tahu dan 16,6% menjawab nama tokoh lainnya dalam pertanyaan terbuka ini,” kata peneliti KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Rabu (11/9/2018).
Di kubu Prabowo, Anies Baswedan menduduki urutan pertama (13,6%), diikuti Gatot Nurmantyo (9,3%), AHY (6,7%), Amien Rais (5,1%), Susi Pudjiastuti (3,4%), Tri Rismaharini (1,9%), Mahfud MD (1,6%), Muhaimin Iskandar (1,5%), Jusuf Kalla (1,3%), Hary Tanoesudibjo (1,3%), dan Sri Mulyani (1,2%).
"Dari hasil survei ini terlihat publik tidak memahami posisi elite dalam kutub politik yang ada saat ini. Hampir tidak ada diferensiasi nama-nama di antara kedua kubu kecuali hanya sejumlah kecil," ujarnya.
Kunto menambahkan bahwa publik masih semata-mata melihat popularitas daripada kesesuaian dan ikatan kimiawi antara capres dan cawapres. Publik menganggap cawapres merupakan pertimbangan penting dalam memilih presiden. “Sebanyak 53,3% responden menyatakan faktor calon wakil presiden menentukan pilihan mereka,” lanjutnya.
Elektabilitas Calon Presiden
Survei KedaiKOPI juga membidik elektabilitas capres. Jika Pilpres digelar sekarang, responden menempatkan Joko Widodo (47,8%) diurutan pertama disusul dengan Prabowo Subianto (24,4%), Gatot Nurmantyo (2,6%), Anies Baswedan (1,8%), Rizal Ramli (1,4%), dan SBY (0,4%).
"Elektabilitas Pak Jokowi masih dominan dibandingkan tokoh nasional lainnya, apalagi didukung dengan kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi yang berada di angka 68%," kata Kunto.
Namun Kunto menambahkan peluang tokoh nasional lainnya masih terbuka untuk menantang Jokowi di Pilpres 2019. Ini karena baru 39,1% pemilih yang sudah menentukan pilihan mereka. Sedangkan 26,9% akan menentukan pilihan pada waktu kampanye Pilpres, dan 32,9% akan memutuskan pada hari tenang atau ketika di bilik suara.
Sementara ketika ditanya tentang penantang Joko Widodo dalam Pilpres jika Prabowo Subianto tidak menyalonkan diri, Gatot Nurmantyo (18,3%) menjadi penantang utama. Diikuti oleh AHY (14,3%), Amien Rais (11%), Anies Baswedan (8%), Rizal Ramli (4,1%), dan nama lainnya seperti Hary Tanoesoedibjo, Jusuf Kalla, Tri Rismaharini, SBY, dan Agum Gumelar.
Susi Pudjiastuti berada di posisi teratas berdasarkan kesetujuan responden dari pertanyaan tokoh perempuan yang paling berpeluang menjadi peserta Pilpres 2019. "Susi didukung oleh 32,9% responden, lalu secara berturut-turut Tri Rismaharini, Sri Mulyani, dan Megawati," kata Kunto.
Survei ini dilakukan di 10 propinsi dengan jumlah pemilih terbesar yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Lampung, Sumatera Selatan dan Riau. Jumlah responden 1148 orang dengan MoE (Margin of Error) 2,89% pada interval kepercayaan 95%. Survei ini didanai internal KedaiKOPI.
Deretan tokoh dinilai layak mendampingi Jokowi dan Prabowo. Survei KedaiKOPI terbaru menyebutkan, sejumlah nama yang pantas mendampingi Jokowi. Mereka yakni Jusuf Kalla (9,8%) yang disusul Gatot Nurmantyo (7,5%), TGB Zainul Majdi (7,3%), Susi Pudjiastuti (6,7%), AHY (5,2%), Romahurmurziy (4,8%), Tri Rismaharini (3,6%), Sri Mulyani (2,4%), Agum Gumelar (2,1%), Muhaimin Iskandar (2,1%), dan Amien Rais (2,1%).
“Masih terdapat 29,8% responden yang menjawab tidak tahu dan 16,6% menjawab nama tokoh lainnya dalam pertanyaan terbuka ini,” kata peneliti KedaiKOPI, Kunto Adi Wibowo dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Rabu (11/9/2018).
Di kubu Prabowo, Anies Baswedan menduduki urutan pertama (13,6%), diikuti Gatot Nurmantyo (9,3%), AHY (6,7%), Amien Rais (5,1%), Susi Pudjiastuti (3,4%), Tri Rismaharini (1,9%), Mahfud MD (1,6%), Muhaimin Iskandar (1,5%), Jusuf Kalla (1,3%), Hary Tanoesudibjo (1,3%), dan Sri Mulyani (1,2%).
"Dari hasil survei ini terlihat publik tidak memahami posisi elite dalam kutub politik yang ada saat ini. Hampir tidak ada diferensiasi nama-nama di antara kedua kubu kecuali hanya sejumlah kecil," ujarnya.
Kunto menambahkan bahwa publik masih semata-mata melihat popularitas daripada kesesuaian dan ikatan kimiawi antara capres dan cawapres. Publik menganggap cawapres merupakan pertimbangan penting dalam memilih presiden. “Sebanyak 53,3% responden menyatakan faktor calon wakil presiden menentukan pilihan mereka,” lanjutnya.
Elektabilitas Calon Presiden
Survei KedaiKOPI juga membidik elektabilitas capres. Jika Pilpres digelar sekarang, responden menempatkan Joko Widodo (47,8%) diurutan pertama disusul dengan Prabowo Subianto (24,4%), Gatot Nurmantyo (2,6%), Anies Baswedan (1,8%), Rizal Ramli (1,4%), dan SBY (0,4%).
"Elektabilitas Pak Jokowi masih dominan dibandingkan tokoh nasional lainnya, apalagi didukung dengan kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi yang berada di angka 68%," kata Kunto.
Namun Kunto menambahkan peluang tokoh nasional lainnya masih terbuka untuk menantang Jokowi di Pilpres 2019. Ini karena baru 39,1% pemilih yang sudah menentukan pilihan mereka. Sedangkan 26,9% akan menentukan pilihan pada waktu kampanye Pilpres, dan 32,9% akan memutuskan pada hari tenang atau ketika di bilik suara.
Sementara ketika ditanya tentang penantang Joko Widodo dalam Pilpres jika Prabowo Subianto tidak menyalonkan diri, Gatot Nurmantyo (18,3%) menjadi penantang utama. Diikuti oleh AHY (14,3%), Amien Rais (11%), Anies Baswedan (8%), Rizal Ramli (4,1%), dan nama lainnya seperti Hary Tanoesoedibjo, Jusuf Kalla, Tri Rismaharini, SBY, dan Agum Gumelar.
Susi Pudjiastuti berada di posisi teratas berdasarkan kesetujuan responden dari pertanyaan tokoh perempuan yang paling berpeluang menjadi peserta Pilpres 2019. "Susi didukung oleh 32,9% responden, lalu secara berturut-turut Tri Rismaharini, Sri Mulyani, dan Megawati," kata Kunto.
Survei ini dilakukan di 10 propinsi dengan jumlah pemilih terbesar yakni Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Utara, Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Lampung, Sumatera Selatan dan Riau. Jumlah responden 1148 orang dengan MoE (Margin of Error) 2,89% pada interval kepercayaan 95%. Survei ini didanai internal KedaiKOPI.
(poe)