Usai Pilkada, PDIP Fokus Hadapi Pileg-Pilpres

Kamis, 28 Juni 2018 - 16:30 WIB
Usai Pilkada, PDIP Fokus...
Usai Pilkada, PDIP Fokus Hadapi Pileg-Pilpres
A A A
JAKARTA - PDIP mengklaim kemenangan besar dalam pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 yang digelar pada Rabu (27/6). Kini, fokus utama PDIP adalah menghadapi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

“Jumlah kader yang menjadi kepala dan wakil kepala daerah PDI Perjuangan telah meningkat secara signifikan dari 214 pada 5 tahun sebelumnya, menjadi 345 orang. Prestasi dan kinerja para kader ini yang akan menjadi wajah partai dalam memenangkan pileg dan pilpres. Pileg dan Pilpres di depan mata, disitulah konsentrasi utama kami saat ini," ujar Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Kamis (28/6/2018).

Hasto mengatakan, partainya menempatkan pilkada sebagai mekanisme kelembagaan yang semakin sistemik untuk mencari pemimpin. “Sekolah kepala daerah menjadi syarat wajib yang harus diikuti calon. Ini sebagai tanggung jawab partai di dalam menyiapkan pemimpin.

Menurutnya, dari 17 pilkada di tingkat provinsi, PDIP dapat memenangkan di 6 daerah, yakni Bali, Jateng, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Sulsel. “Untuk pertama kalinya Bali dipimpin kader partai. Dari 6 provinsi tersebut, terdapat 4 kader partai yang menjadi gubernur dan 3 kader jadi wakil gubernur,” paparnya.

Di tingkat kabupaten/kota, tutur Hasto, dari total 154 kabupaten/kota yang menggelar pilkada, PDIP berpartisipasi di 152 daerah. Dari 152 yang diikuti, PDIP menang di 91 (60%) daerah dan kalah di 59 daerah. Ditinjau dari kader yang terpilih di 91 daerah yang menang, kader yang menjadi kepala daerah 33 orang dan wakil kepala 38 orang.

“Kemenangan PDI Perjuangan berada di tingkat kabupaten kota. Yang menggembirakan jumlah kader partai yang terpilih semakin banyak. Dengan demikian tolak ukur yang paling riil dalam pilkada ditentukan oleh jumlah kader yang berhasil menjabat sebagai kepala dan wakil kepala daerah, sebagai buah dari proses pendidikan politik kader,” urainya.

Menurutnya, penyelenggaraan pilkada membuktikan PDIP tetap memegang teguh komitmen politik berkeadaban karena menang atau kalah dalam pilkada bukanlah kiamatnya demokrasi. “Kami selalu ingat pesan Ibu Megawati bahwa menang dan kalah hanya 5 tahun. Kalah kita perbaiki diri dan menang jangan korupsi sehingga keadaban jangan dikorbankan karena Demokrasi harus menjadi ukuran peradaban politik Indonesia,” katanya.
(pur)
Berita Terkait
PDIP Daftarkan Serentak...
PDIP Daftarkan Serentak Seluruh Paslon Pilkada pada 4 September
Eks Wakil Ketua TPN...
Eks Wakil Ketua TPN Jadi LO PDIP untuk Pilkada Serentak Kaltim
PDIP Patok Target Tinggi...
PDIP Patok Target Tinggi Menangi Pilkada Serentak 2020
Menangkan Pilkada Serentak,...
Menangkan Pilkada Serentak, PDIP Terapkan Strategi Gotong Royong
Dilan-Adnan dan Rahman...
Dilan-Adnan dan Rahman Assegaf Resmi Jadi Jagoan PDI Perjuangan
Besok, PDIP Umumkan...
Besok, PDIP Umumkan Rekomendasi Paslon Gelombang II Secara Virtual
Berita Terkini
Heboh Kipas Angin Rp1,8...
Heboh Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes, KPK Ingatkan Pengadaan Barang Titik Rawan Korupsi
Komisi I DPR Setujui...
Komisi I DPR Setujui Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi, Nurul Arifin: Perkuat Pertahanan dan Tingkatkan Daya Gentar
Hasil Perampasan Aset...
Hasil Perampasan Aset Diurus Badan Khusus, Komisi III DPR: Perlu Ada Tim Pengawasan
Judul RUU Perampasan...
Judul RUU Perampasan Aset Diubah Menjadi RUU Pemulihan Aset? Ini Pandangan Pakar Hukum Pidana
96 Perwira Duduki Jabatan...
96 Perwira Duduki Jabatan Strategis di Bareskrim pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Prabowo Minta Tindakan...
Prabowo Minta Tindakan Tegas Terhadap Penyelewengan Tak Merusak Stabilitas Nasional
Infografis
5 Makanan Penurun Kolesterol...
5 Makanan Penurun Kolesterol Usai Lebaran yang Wajib Dicoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved