Hasil Quick Count Pilkada Serentak 2018 Diwarnai Banyak Kejutan

Kamis, 28 Juni 2018 - 01:22 WIB
Hasil Quick Count Pilkada...
Hasil Quick Count Pilkada Serentak 2018 Diwarnai Banyak Kejutan
A A A
JAKARTA - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2018 telah digelar di 171 daerah, Rabu (27/6/2018). Pilkada kali ini diwarnai banyak kejutan terutama di lima provinsi dengan pemilih terbanyak. Di antaranya Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sumatera Utara dan Sulawesi Selatan.

Secara keseluruhan ada 17 provinsi yang melaksanakan pemilihan gubernur dan wakil gubernur. Kemudian 115 kabupaten untuk pemilihan bupati dan wakil bupati dan 39 kota untuk pemilihan wali kota dan wakil wali kota.

Hasil quick count (hitung cepat) di lima provinsi itu menjadi perbincangan publik karena banyak calon gubernur yang awalnya dianggap biasa saja justru meraih suara terbanyak. Sebaliknya, pasangan yang diprediksi unggul malah kalah dalam perebutan suara.

Seperti Pilgub Sumut, hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI) mencatat pasangan nomor urut 1 Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Eramas) unggul jauh dari pesaingnya Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss). Eramas memperoleh suara 56,52%. Sedangkan Djarot Syaiful Hidayat-Sihar Sitorus (Djoss) hanya meraih 43,48%.

Sebelum pencoblosan, perolehan suara antara Eramas dan pasangan Djos diprediksi bakal ketat. Bahkan sejumlah lembaga survei menjagokan cagub usungan PDIP itu bakal menang. Namun, prediksi itu seketika buyar begitu hasil hitung cepat keluar.

“Dari hasil akhir quick count Eramas lebih unggul dibandingkan Djoss,” kata Peneliti Senior LSI, Rully Akbar kepada SINDOnews, Rabu (27/6/2017).

Di Jawa Barat, pasangan cagub Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi yang diprediksi bakal mendulang suara terbanyak ternyata berada di posisi ketiga. Bahkan “Duo Dedi” ini kalah dari pasangan nomor urut 3 Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) yang meraih 29,92 persen suara. Perolehan suara terbanyak justru diraih nomor urut 1 Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) dengan 33,72 persen suara.

Untuk Pilgub Jawa Tengah, pasangan Ganjar-Yasin yang diusung PDI Perjuangan, PPP, Partai NasDem, dan Partai Demokrat unggul jauh dari rivalnya Sudirman Said-Ida Fauziah yang diusung Partai Gerindra, PKB, PAN, dan PKS. Data yang dirilis Indo Barometer melalui iNews TV (dari data yang masuk sebanyak 92%) menyebut, Ganjar-Yasin meraih 56,83% suara. Sementara Sudirman Said-Ida Fauziah hanya 43,17%.

Sedangkan di Pilgub Jawa Timur terjadi kejutan dimana pasangan Cagub Gus Ipul-Puti Guntur Soekarno kalah dari rivalnya Khofifah-Emil. Hasil hitung cepat Charta Politika merilis Khofifah-Emil meraih 55,43 persen dan Gus Ipul-Puti 40,04 persen (dari total suara yang dihitung 78,25 persen). Poltracking melansir Khofifah-Emil meraih 55,43 persen dan Gus Ipul - Puti 45,07 persen (total suara yang dihitung 80,00 persen).

Sementara itu Pilgub Sulawesi Selatan, paslon Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (NA-ASS) berada di atas angin. Dari hasil hitung cepat, NA-ASS memimpin dengan perolehan suara 42 persen. Posisi kedua ditempati Nurdin Halid-Abdul Azis Qahhar Mudzakkar (NH-Azis) dengan suara 27,6 persen.

Adapun Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) berada di posisi ketiga dengan 21,3 persen. Posisi terbawah ditempati Agus Arifin Nu'mang-Tanribali Lamo (AAN-TBL) dengan 9,1 persen.

Berikut Pemenang Pilkada Berdasarkan Quick Count:
1. Sumatera Utara: Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah meraih (Partai NasDem, Golkar, Gerindra, PKS, PAN, Hanura, PKB)
2. Jawa Barat: Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Nasdem, PPP, PKB, Hanura)
3. Jawa Tengah: Ganjar Pranowo-Taj Yasin (PDIP, Golkar, Demokrat, PPP, Nasdem)
4. Jawa Timur: Khofifah-Emil (PPP, Golkar, Hanura, PAN, Nasdem, dan Partai Demokrat)
5. Sulawesi Selatan: Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman (PDIP, PAN, dan PKS)
6. Maluku: Murad Ismail-Barnabas Orno (PDIP, PAN, PPP, PKPI, PKB, Hanura, Gerindra, dan Partai Nasional Demokrat)
7. Bali: I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (PDIP, PKPI, HANURA, PAN)
8. Nusa Tenggara Barat: Zulkieflimansyah-Siti Rohmi Djalilah (PKS dan Demokrat)
9. Kalimantan Timur: Isran Noor-Hadi Mulyadi (Gerindra, PAN dan PKS)
10. Lampung: Arinal Djunaidi-Chusnunia (Golkar, PAN, PKB)
11. Kalimantan Barat: Sutarmidji-Ria Norsan (Golkar, PKB, Hanura, PKS, Nasdem)
12. Sumatera Selatan: Herman Deru-Mawardi Yahya (Nasdem, Hanura, PAN)
13. Nusa Tenggara Timur: Victor Laiskodat-Josef Nae Soi (Hanura, Golkar dan Nasdem)
(rhs)
Berita Terkait
Saatnya Akhiri Praktik...
Saatnya Akhiri Praktik Mahar Politik Pencalonan Kepala Daerah
Punya Kursi di Sulsel,...
Punya Kursi di Sulsel, 3 Parpol Ini Malah Jadi Pendukung Bukan Pengusung
Jadwal dan Tahapan Pilkada...
Jadwal dan Tahapan Pilkada Serentak Tahun 2024
Jagoan PDIP Dikepung...
Jagoan PDIP Dikepung di Pilkada Surabaya
Waspadai Politik Uang...
Waspadai Politik Uang Jelang Pilkada Serentak
Formappi: Rakyat Tak...
Formappi: Rakyat Tak Butuh Calon Kepala Daerah Mantan Pecandu Narkoba
Berita Terkini
Biogas, Energi Terbarukan...
Biogas, Energi Terbarukan sebagai Upaya Mencapai Target Net Zero Emission
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Jokowi dan PSI Dinilai...
Jokowi dan PSI Dinilai Satu Paket Politik, Ini Temuan Survei LPI
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Kasus Silmy Karim Cs,...
Kasus Silmy Karim Cs, KPK Geledah Kantor Imigrasi Denpasar
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri, Langsung Teriak: Siap!
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved