Menhub Imbau Pemudik Tidak Pulang di Puncak Arus Balik
Minggu, 17 Juni 2018 - 08:39 WIB
Menhub Imbau Pemudik Tidak Pulang di Puncak Arus Balik
A
A
A
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengimbau para pemudik tidak kembali dari kampung halamannya pada tanggal-tanggal yang diprediksi sebagai hari puncak arus balik mudik.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi, puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 19 atau 20 Juli 2018. "Kalau dari mapping, arus balik itu puncaknya terjadi tanggal 19 dan 20 Juni. Itu pasti ladat sekali," kata Budi Karya saat ditemui di Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2018).
Untuk menghindari kemacetan, Budi Karya mengimbau para pemudik untuk pulang lebih awal atau setelah tanggal tersebut. Diyakini Budi, bila para pemudik memaksakan pulang pada tanggal tersebut, maka volume kendaraan akan menumpuk. "Kalau pulangnya jadi satu, pasti padat itu," kata Budi.
Terkait prediksi puncak arus balik ini, Budi menambahkan telah menyampaikan hal tersebut di sejumlah media massa. Ia berharap, para pemudik mengikuti imbauannya agar tidak terjadi penumpukan volume kendaraan.
"Harapan kami pemudik menjadi lebih fleksibel pulangnya," ucap Budi.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memprediksi, puncak arus balik akan terjadi pada tanggal 19 atau 20 Juli 2018. "Kalau dari mapping, arus balik itu puncaknya terjadi tanggal 19 dan 20 Juni. Itu pasti ladat sekali," kata Budi Karya saat ditemui di Komplek Widya Chandra, Jakarta Selatan, Sabtu (16/6/2018).
Untuk menghindari kemacetan, Budi Karya mengimbau para pemudik untuk pulang lebih awal atau setelah tanggal tersebut. Diyakini Budi, bila para pemudik memaksakan pulang pada tanggal tersebut, maka volume kendaraan akan menumpuk. "Kalau pulangnya jadi satu, pasti padat itu," kata Budi.
Terkait prediksi puncak arus balik ini, Budi menambahkan telah menyampaikan hal tersebut di sejumlah media massa. Ia berharap, para pemudik mengikuti imbauannya agar tidak terjadi penumpukan volume kendaraan.
"Harapan kami pemudik menjadi lebih fleksibel pulangnya," ucap Budi.
(kri)