Anggota Wantimpres Diundang ke Israel, Warganet Protes

Sabtu, 09 Juni 2018 - 15:55 WIB
Anggota Wantimpres Diundang...
Anggota Wantimpres Diundang ke Israel, Warganet Protes
A A A
JAKARTA - Surat undangan dari Israel Council on Foreign Relations (ICFR) kepada Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Yahya Cholil Staquf menjadi pembicaraan di media sosial (medsos).

Dalam foto undangan itu tertulis, Yahya yang juga Katib Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini akan menjadi pembicara dalam sebuah acara. ICFR adalah forum independen yang mempelajari dan membahas tentang kebijakan luar negeri Israel.

Namun dalam foto surat tersebut, pria yang biasa disapa Gus Yahya itu diundang dalam kapasitas sebagai Sekretaris Jenderal PBNU. Dia akan berbicara dalam acara yang mengangkat tema Shifting the Geopolitical Calculus: From Conflict to Cooperation pada tanggal 13 Juni 2018.

Terkait hal itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor, Yaqut Cholil Qoumas membenarkan undangan tersebut ditujukan kepada Gus Yahya. "Yang saya tahu, undangan itu benar," kata Yaqut Cholil Qoumas kepada SINDOnews, Sabtu (9/6/2018).

Namun, dirinya tidak bisa memastikan apakah Gus Yahya akan memenuhi undangan dari pihak Israel tersebut. "Saya belum bisa mengonfirmasi. HP beliau masih off," ujarnya.

Sementara itu, SINDOnews mencoba menghubungi Gus Yahya, namun nomor teleponnya tidak bisa dihubungi. Yahya juga tidak merespons pesan yang dikirim melalui WhatsApp dan SMS.

Kabar diundangnya Gus Yahya memancing reaksi pengguna medsos atau warganet di media jejaring sosial Twitter. Salah satunya pemilik akun @Wanrosadi. "Banyak bangsa-bangsa, negara-negara yang sekuler yang nonmuslim mengecam kebiadaban zionis Israel. Ini lagi dari NU yang Wantimpres mau-maunya datang ke sana. Pluralis yang kebablasan," tulis @wanrosadi.

Ada juga pemilik akun @ZAEffendi yang meminta Jokowi melarang Gus Yahya memenuhi undangan Israel. "Pak Jokowi jangan biarkan Anggota Wantimpres Yahya Staquf menenuhi undangan zionis Israel, karena Indonesia membela perjuangan rakyat Palestina sesuai amanat pembukaan UUD 1945," tulis akun @ZAEffendi.
(dam)
Berita Terkait
Peringati Hari Solidaritas,...
Peringati Hari Solidaritas, Kemlu: Palestina Terpatri dalam Inti Politik Luar Negeri RI
Geopolitik Timteng Berubah,...
Geopolitik Timteng Berubah, Indonesia Konsisten Dukung Palestina Merdeka
Indonesia Tingkatkan...
Indonesia Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Palestina di Tahun 2020
Indonesia Punya Peran...
Indonesia Punya Peran Penting dalam Diplomasi Internasional
KNRP Kirim Paket Bantuan...
KNRP Kirim Paket Bantuan Musim Dingin dari Masyarakat Indonesia untuk Palestina
Indonesia Tegas Kecam...
Indonesia Tegas Kecam Pernyataan Menkeu Israel Tak Akui Keberadaan Palestina
Berita Terkini
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Pengacara Roy Suryo:...
Pengacara Roy Suryo: Polisi dan Jaksa Ragu-ragu di Kasus Ijazah Jokowi
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved