PSI Kutuk Tindakan Brutal Tentara Israel Tembak Mati Razan Al Najjar

Senin, 04 Juni 2018 - 11:31 WIB
PSI Kutuk Tindakan Brutal...
PSI Kutuk Tindakan Brutal Tentara Israel Tembak Mati Razan Al Najjar
A A A
JAKARTA - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) mengutuk tindakan brutal tentara Israel yang menembak seorang paramedis Palestina Razan Al Najjar (21 tahun). Tembakan melalui sniper tentara Israel itu menewaskan Razan Alnajjar pada hari Jumat 1 Juni 2018.

"Penembakan terhadap Razan Al Najjar seorang paramedis Palestina yang sedang melaksanakan tugasnya merupakan kejahatan kemanusiaan yang dilakukan tentara Israel," ujar Juru Bicara PSI bidang Kepemudaan dan Perempuan Dara A Kesuma Nasution kepada SINDOnews, Senin (4/6/2018).

Razan Al Najjar yang merupakan relawan paramedis yang bergabung dengan Organisasi Pertolongan Kedokteran Palestina (Jam'iyyah Ighatsah al-Thibbiyah al-Filisthiniyah) ditembak saat menolong para demonstran yang terluka di Khan Younis, Gaza Selatan. Saat ditembak, Razan Al Najjar masih memakai seragam yang menandakan ia seorang paramedis yang harusnya dilindungi. (Baca: Tunjukkan Rompi Medis, Ibu Razan: Apa Ini Identitas Teroris?)

"Melalui Konvensi Jenewa tahun 1949 dalam kondisi perang sekalipun, paramedis harus dilindungi saat menjalankan tugasnya, apalagi yang terjadi di Gaza bukan perang, tapi demonstrasi rakyat Palestina terhadap penjajah Israel," jelas perempuan yang juga merupakan caleg PSI dapil Sumut III itu.

Untuk kasus Razan Al Najjar, ada indikasi kesengajaan dari tentara Israel yang sudah mengincar Raza. Pasalnya, gadis ini menjadi ikon perlawanan rakyat Israel setelah wawancaranya dengan New York Times tersebar kalau ia bekerja 13 jam sehari untuk membantu para demonstran yang terluka.

"Sebagai perempuan, Razan Al Najjar telah menunjukkan keberanian dan dedikasi yang luar biasa. Ia menjadi ikon solidaritas kemanusiaan internasional yang terus mengirim pesan ke dunia agar penjajahan Israel atas tanah Palestina dihentikan," tutur Dara.
(kri)
Berita Terkait
Tinggalkan PSI, Fadli...
Tinggalkan PSI, Fadli Noor jadi Konsultan Politik
Demi Keamanan, Penggunaan...
Demi Keamanan, Penggunaan CCTV dan HT di Lingkungan Warga Dinilai Penting
Mantan Sekretaris DPD...
Mantan Sekretaris DPD Hanura Pimpin PSI Sulsel
Penjelasan Antonius...
Penjelasan Antonius Yogo Prabowo terkait Partainnya di Pemilu 2024
Jubir PSI Sebut OMO...
Jubir PSI Sebut OMO FOLU Tak Bebani Anggaran Negara
Menteri Hukum Serahkan...
Menteri Hukum Serahkan SK Kepengurusan PSI kepada Sekjen Raja Juli Antoni
Berita Terkini
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Kejagung Segel Gudang...
Kejagung Segel Gudang Motor Listrik Milik BGN di Bogor
KPK Telusuri Dugaan...
KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus Kuota Haji dari Kemenag ke Pansus DPR
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved