Polemik Gaji BPIP, Mahfud MD Sebut Politikus PKS Sudah Minta Maaf
Jum'at, 01 Juni 2018 - 14:37 WIB
Polemik Gaji BPIP, Mahfud MD Sebut Politikus PKS Sudah Minta Maaf
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah elite politik ikut mengkritik besaran gaji yang disiapkan pemerintah untuk Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Salah satunya elite Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang mempersoalkan gaji Rp 100 juta.
Mengenai hal ini, Anggota Dewan Pengarah BPIP, Mahfud MD mengaku pihaknya sudah selesai dengan PKS. Bahkan, dirinya dan PKS bersepakat menutup masalah tersebut.
Mahfud mengaku dirinya dengan Presiden PKS, Sohibul Iman sudah bertemu dan berpelukan, sekarang tinggal masyarakat apakah akan terus mempersoalkan hal ini. Hal ini di luar tanggung jawabnya.
"Saya hanya memindahkan fokus nyamuk dengan semprot agar berpindah ke tempat lain," ujar Mahfud di Kantor Kemenlu, Jakarta, Jumat (1/6/2018).
Mahfud sempat geram setelah ada politikus PKS yang menyindir Dewan Pengarah BPIP dengan meme 'Aku Pancasila, aku 100 juta. Mahfud mengaku politikus tersebut sudah meminta maaf. Bahkan, ia sudah menyerahkan nama elite tersebut ke PKS.
Mantan Ketua MK ini enggan mengungkap siapa elite PKS dimaksud. "Tanya ke pimpinan PKS saja siapa nama yang diserahkan oleh Pak Mahfud," tandasnya.
Mengenai hal ini, Anggota Dewan Pengarah BPIP, Mahfud MD mengaku pihaknya sudah selesai dengan PKS. Bahkan, dirinya dan PKS bersepakat menutup masalah tersebut.
Mahfud mengaku dirinya dengan Presiden PKS, Sohibul Iman sudah bertemu dan berpelukan, sekarang tinggal masyarakat apakah akan terus mempersoalkan hal ini. Hal ini di luar tanggung jawabnya.
"Saya hanya memindahkan fokus nyamuk dengan semprot agar berpindah ke tempat lain," ujar Mahfud di Kantor Kemenlu, Jakarta, Jumat (1/6/2018).
Mahfud sempat geram setelah ada politikus PKS yang menyindir Dewan Pengarah BPIP dengan meme 'Aku Pancasila, aku 100 juta. Mahfud mengaku politikus tersebut sudah meminta maaf. Bahkan, ia sudah menyerahkan nama elite tersebut ke PKS.
Mantan Ketua MK ini enggan mengungkap siapa elite PKS dimaksud. "Tanya ke pimpinan PKS saja siapa nama yang diserahkan oleh Pak Mahfud," tandasnya.
(kri)