Kemenag Gelar Pengundian Pemondokan Jemaah di Makkah

Kamis, 31 Mei 2018 - 00:15 WIB
Kemenag Gelar Pengundian...
Kemenag Gelar Pengundian Pemondokan Jemaah di Makkah
A A A
JAKARTA - Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama mengelar Qur'ah (pengundian) Pemondokan Jemaah Haji Wilayah Makkah tahun 1439H/2018M. Acara yang mengusung tema 'Memberikan Pelayanan Terbaik dan Berkeadilan' ini dihadiri sekitar 75 peserta di Jakarta, Rabu (30/5/2018) malam.

Kegiatan ini akan berlangsung dua hari, 30 Mei hingga 1 Juni 2018. Dirjen PHU Nizar Ali mengatakan, qur'ah merupakan tahap akhir dari persiapan akomodasi jemaah haji yang dilakukan Direktorat Pelayanan Haji Luar Negeri.

"Seluruh proses akomodasi Madinah dan Makkah sudah paripurna. Kita patut bersyukur tahun ini kita mendapatkan penempatan yang baik di Arab Saudi," ujarnya.

Menurut Nizar, sesuai kesepakatan, penempatan jemaah yang berangkat pada kloter pertama dilakukan tanpa melalui qur'ah. Untuk mengantisipasi kendala transportasi pasca puncak haji, jemaah kloter awal akan ditempatkan pada lokasi terdekat Masjidil Haram. Dengan demikian, mereka bisa berjalan kaki dan tidak harus menunggu bus beroperasi saat akan menyelesaikan thawaf ifadah dan tawaf wada' jelang kepulangan.

"Kalau tahun sebelumnya jemaah kesulitan dalam hal transportasi. Inilah prinsip keadilan dalam konsep qur'ah sehingga tahun ini diharapkan tidak ada lagi kesulitan bagi jemaah seperti tahun sebelumnya," tandas Nizar.

Peserta Qur'ah Pemondokan Jemaah Haji Wilayah Makah tahun 1439 H/2018 berasal dari Forum KBIH, pejabat eselon III dan VI Ditjen PHU dan Kepala Bidang PHU Kanwil Kemenag se-Indonesia.

Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri Sri Ilham Lubis dalam laporan selaku Ketua Panitia mengatakan, qur'ah merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam penyelengaraan ibadah haji dan dilakukan untuk penempatan jemaaah haji di Makkah.

"Qur'ah ditetapkan sebagai mekanisme untuk memberikan pelayanan terbaik dan berkeadilan kepada jemaah haji, terutama saat di Makkah. Untuk penempatan di Madinah, akan disesuaikan dengan kedatangan jemaah," kata Sri Ilham.

Hasil qur'ah ini, lanjut Sri Ilham, akan segera disosialisasikan ke jemaah, baik melalui Kanwil Kemenag Provinsi maupun website Kemenag.

Untuk tahun ini, jarak terdekat pemondokan di Makkah adalah berkisar 900 meter dari Masjidil Haram. Sedang jarak terjauh sekitar 4.500 meter dari Masjidil Haram.
(pur)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Berita Terkini
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka di Jakarta hingga Bandung
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
KPK: Bupati Muara Enim...
KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP
Cegah Korupsi, Mendagri...
Cegah Korupsi, Mendagri Usul Kepala Daerah Dapat Persenan dari PAD
Duit Rp200 Juta hingga...
Duit Rp200 Juta hingga Mobil Disita KPK dalam OTT BPK
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved