Survei Indo Barometer: 34% Setuju Ganti Presiden, 61% Tetap Jokowi

Selasa, 22 Mei 2018 - 17:13 WIB
Survei Indo Barometer:...
Survei Indo Barometer: 34% Setuju Ganti Presiden, 61% Tetap Jokowi
A A A
JAKARTA - Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden akan digelar pada April tahun mendatang. Namun perang slogan sudah terjadi. Tidak hanya di media sosial, perang hashtag atau tanda pagar, berupa #2019GantiPresiden dan #2019TetapJokowi juga terjadi di dunia nyata. Lembaga Survei Indo Barometer pun meneliti mengenai hal tersebut.

Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari mengatakan, sebanyak 54,5% publik mengetahui/pernah mendengar tentang Gerakan 2019 Ganti Presiden. Sementara yang tidak mengetahui/tidak pernah mendengar 40,7%, dan tidak tahu/tidak menjawab 4,8%.

Menurut dia, mayoritas responden menganggap Prabowo Subianto merupakan tokoh di balik gerakan ini. Prabowo meraih 40,4%. "Kemudian Amien Rais (15,3%), Habib Rizieq Shihab (8,3%), dan seterusnya," kata Qodari saat merilis hasil survei di Hotel Atlet Century, Senayan, Jakarta, Selasa (22/5/2018).

Adapun respons publik terhadap Gerakan 2019 Ganti Presiden, yakni setuju (34,1%), dan yang tidak setuju (61,1%), tidak tahu/tidak menjawab (4,7%). Alasan utama publik yang setuju adalah ingin perubahan (26,6%), hak demokrasi (14,3%), dan ada calon presiden yang lebih baik (12,3%). Sedangkan alasan utama tidak setuju adalah ingin pembangunan berkelanjutan (29,1%), kinerja Jokowi terbukti (13,1%), dan puas dengan kinerja presiden saat ini (7,8%).

Qodari menjelaskan, dari distribusi pilihan presiden terhadap publik yang setuju dan yang tidak setuju terhadap Gerakan 2019 Ganti Presiden. Publik yang menyatakan setuju sebanyak 49,5% terdistribusi kepada Prabowo Subianto, dan sebanyak 33,3% terdistribusi kepada Joko Widodo. Sedangkan publik yang tidak setuju 52,3% terdistribusi kepada Joko Widodo, dan sebesar 19% terdistribusi kepada Prabowo.

Menurut dia, sebanyak 61% publik menyatakan lebih setuju dengan Gerakan 2019 tetap Joko Widodo (Jokowi). Sedangkan yang lebih setuju dengan Gerakan 2019 Ganti Presiden sebanyak 32,8%. "Dari mereka yang lebih setuju dengan Gerakan 2019 Ganti Presiden, sebanyak 32,8 persen menyatakan yang paling tepat menggantikan Joko Widodo adalah Prabowo Subianto, kemudian Gatot Nurmantyo 11,4 persen, Anies Baswedan 9 persen, dan seterusnya," tandasnya.

Survei digelar di 34 provinsi pada 15-22 April 2018. Jumlah sampel pada survei ini sebanyak 12.00 responden yang berusia 17 tahun atau sudah menikah saat survei dilakukan dengan margin of error sebesar lebih kurang 2,83% pada tingkat kepercayaan mencapai 95%.

Adapun metode penarikan sampel yang digunakan adalah multistage random sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner.
(dam)
Berita Terkait
Survei Ungkap Pentingnya...
Survei Ungkap Pentingnya Sentuhan Manusia di Era Adopsi AI oleh Brand di Indonesia
Laboratorium Psikologi...
Laboratorium Psikologi Politik UI Rilis Survei Nasional, Polarisasi Politik Di Indonesia: Mitos Atau Fakta
Pengamat Sebut Pilpres...
Pengamat Sebut Pilpres 2024 Ujian Terberat bagi Lembaga Survei
Rilis Survei ARSC: Titik...
Rilis Survei ARSC: Titik Tengah Demokrasi Indonesia Menuju Pemilu 2024
Survei Poltracking,...
Survei Poltracking, Kembalinya Pendukung di 2019 Picu Prabowo-Gibran Menangi Jabar
Survei Terbaru LSI Denny...
Survei Terbaru LSI Denny JA: Elektabilitas Ganjar Meningkat di Bulan September
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
5 Pesepak Bola Dunia...
5 Pesepak Bola Dunia yang Tetap Puasa di Tengah Kompetisi Padat Ramadan 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved