Rilis Survei Terbaru, Charta Politika Masih Unggulkan Jokowi
Senin, 21 Mei 2018 - 17:20 WIB
Rilis Survei Terbaru, Charta Politika Masih Unggulkan Jokowi
A
A
A
JAKARTA - Charta Politika merilis hasil survei terbaru terkait elektabilitas tokoh atau figur yang diprediksi bakal maju sebagai calon presiden 2019.
Survei Charta menyoroti peluang elektabilitas bakal capres pasca deklarasi Prabowo Subianto oleh kader Gerindra dalam Rakornas partai tersebut.
"Seharusnya hasil temuan ini akan kita sampaikan awal Mei, tapi karena ada insiden (bom) kemarin akhirnya baru sekarang kita rilis," kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya saat merilis hasil surveinya di Resto Es Teler 77, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (21/5/2018).
Yunarto mengatakan, seluruh figur yang muncul dalam survei belum bisa diastikan akan menjadi capres termasuk Jokowi dan Prabowo sebelum pendaftaran pilpres di KPU.
Dia menjelaskan, dari temuan pada pengujian tingkat elektabilitas capres dari 7 nama yang diuji, Jokowi menempati urutan teratas dengan 51,2 persen diikuti kemudian oleh Prabowo 23,3%.
"Pada nama-nama lain tingkat elektabilitas masih berada di bawah 10%," ungkap Yunarto.
Berikut lima bakal capres dari 7 nama yang diuji selain Jokowi dan Prabowo yakni Gatot Nurmantyo meraih 5,5%, Anies Baswedan 3,4%, Agus Harimurti Yudhoyono 2,7%, Jusuf Kalla 2,0%, Muhaimin Iskandar 0,6%.
Sementara masyarakat yang belum menentukan pilihan atau tidak tahu sebesar 11,5%. Diketahui, pengumpulan data dilakukan pada 13-19 April 2018 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.
Jumlah sampel sebanyak 2000 responden, yang tersebar di 34 provinsi. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error lebih kurang 2,19% pada tingkat kepercayaan 95%.
Survei Charta menyoroti peluang elektabilitas bakal capres pasca deklarasi Prabowo Subianto oleh kader Gerindra dalam Rakornas partai tersebut.
"Seharusnya hasil temuan ini akan kita sampaikan awal Mei, tapi karena ada insiden (bom) kemarin akhirnya baru sekarang kita rilis," kata Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya saat merilis hasil surveinya di Resto Es Teler 77, Kebayoran Baru, Jakarta, Senin (21/5/2018).
Yunarto mengatakan, seluruh figur yang muncul dalam survei belum bisa diastikan akan menjadi capres termasuk Jokowi dan Prabowo sebelum pendaftaran pilpres di KPU.
Dia menjelaskan, dari temuan pada pengujian tingkat elektabilitas capres dari 7 nama yang diuji, Jokowi menempati urutan teratas dengan 51,2 persen diikuti kemudian oleh Prabowo 23,3%.
"Pada nama-nama lain tingkat elektabilitas masih berada di bawah 10%," ungkap Yunarto.
Berikut lima bakal capres dari 7 nama yang diuji selain Jokowi dan Prabowo yakni Gatot Nurmantyo meraih 5,5%, Anies Baswedan 3,4%, Agus Harimurti Yudhoyono 2,7%, Jusuf Kalla 2,0%, Muhaimin Iskandar 0,6%.
Sementara masyarakat yang belum menentukan pilihan atau tidak tahu sebesar 11,5%. Diketahui, pengumpulan data dilakukan pada 13-19 April 2018 melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner terstruktur.
Jumlah sampel sebanyak 2000 responden, yang tersebar di 34 provinsi. Survei ini menggunakan metode acak bertingkat (multistage random sampling) dengan margin of error lebih kurang 2,19% pada tingkat kepercayaan 95%.
(maf)