Agama Harus Jadi Inspirasi Aktivitas Politik

Jum'at, 11 Mei 2018 - 11:25 WIB
Agama Harus Jadi Inspirasi...
Agama Harus Jadi Inspirasi Aktivitas Politik
A A A
JAKARTA - Menjelang pelaksanaan pilkada serentak 2018 dan pemilihan presiden (Pilpres) 2019, perdebatan posisi agama dan politik kembali mengemuka.

Sebagian kalangan menilai agama tidak boleh dicampuradukkan dengan aktivitas politik, sebaliknya ada yang menilai agama dan politik tidak bisa dipisahkan. Perdebatan kian mengemuka setelah mantan ketua umum PP Muhammadiyah Amin Rais me nyatakan para ustazah harus menyisipkan pesan politik mereka dalam tablig di masjid dan musala.

Pernyataan itu disampaikan saat Ketua Dewan Kehormatan PAN tersebut memberikan tausiah di Balai Kota Pemprov DKI Jakarta beberapa waktu lalu. “Kita jangan kehilangan momentum. Ini baru jelang pilpres. Ustazah kalau pedu li negara, pengajian disisipi politik itu harus. Harus itu,” kata Amin saat berpidato pada acara tasyakuran Ustazah Peduli Negeri di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (24/4).

Pengasuh Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang KH Salahudin Wahid memandang politisasi agama merupakan keniscayaan. Hanya, politisasi agama harus dimaknai sebagai penggunaan sumber-sumber hukum agama sebagai patokan dalam perjuangan menegakkan ke pentingan bersama.

Menurutnya, politisasi agama harus di tentang jika hanya digunakan untuk kepentingan kekuasaan perorangan dan kelompok semata. “Politisasi agama diperbolehkan selama untuk kepentingan dan kebaikan bangsa, bukan kepentingan perorangan atau golongan tertentu,” ujarnya saat menjadi pembicara pada Seminar Nasional dengan tema “Politisasi dan Legitimasi Agama” di Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Jakarta, kemarin.

Dia menjelaskan, perdebatan mengenai posisi agama dalam politik bukanlah hal baru. Polemik mengenai posisi terbaik agama dalam politik telah berkembang sejak awal berdirinya NKRI. Sebagian kalangan memandang agama harus dipisah dengan aktivitas politik dan sebagian lainnya memandang agama harus seiring sejalan dengan politik.

Menurutnya, menjelang pilkada serentak dan Pemilu 2019 ada baiknya pihak-pihak yang berkompeten duduk bersama dalam merumuskan hubungan terbaik agama dengan aktivitas politik. “Ada baiknya semua pihak duduk bersama mendiskusikan politisasi agama seperti apa yang diperbolehkan dan tidak,” katanya.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin menyatakan politik dan agama merupakan dua hal yang saling memengaruhi. Selain itu, politik kebangsaan harus mendapat pembenaran dari agama. “Agama dan politik saling memengaruhi, politik kebangsaan itu juga harus mendapat pembenaran dari agama. Agama, negara, dan Pancasila itu kan saling menopang,” ucapnya dalam kesempatan yang sama. Menurutnya, masalah agama dan politik juga masalah yang sensitif akhir-akhir ini.

Dia menekankan jangan sampai ada isu yang memisahkan antara agama dan politik. Politik tentunya harus dipandu oleh dasar agama agar dapat berjalan sesuai koridornya.

“Jangan sampai ada isu untuk memisahkan agama dengan politik. Politik harus dipandu oleh agama, kalau tidak maka jalannya nanti akan tidak beradab menghadirkan pungli dan hadirkan perilaku tidak santun. Agama harus jadi sumber aspirasi perilaku politik. Jangan sampai ada pihak yang menggunakan agama untuk kepentingan partai atau kelompoknya saja,” tegasnya.

Begitu pun dengan Abdurrohim Ghazali, perwakilan dari PP Muhammadiyah yang mengatakan Muhammadiyah menganggap politik menjadi bagian dari sarana dakwah di mana dilakukan dengan masuk saluran parpol atau saluran nonparpol.

Dia juga menekankan upaya poli tisasi agama tidak boleh di lakukan jika hanya untuk kepentingan kelompok tertentu. Politisasi agama diperkenankan untuk maslahat umat, bukan perorangan tertentu. (Mula Akmal)
(nfl)
Berita Terkait
Mencegah Konflik Pilkada...
Mencegah Konflik Pilkada Serentak
Pilkada 2020 Tanpa APD,...
Pilkada 2020 Tanpa APD, Bawaslu Ingatkan Potensi Konflik
Waspadai Politisasi...
Waspadai Politisasi Agama di Pilkada Serentak 2024
Mendagri Minta Tokoh...
Mendagri Minta Tokoh Agama dan Adat Dukung Pilkada Serentak
Pilkada Serentak 2020,...
Pilkada Serentak 2020, Ulama Jatim: Isu Agama Sudah Lewat
Konflik di Pilkada Biasanya...
Konflik di Pilkada Biasanya Dipicu Kurangnya Pemahaman soal Regulasi
Berita Terkini
Cak Imin Bangga, Luluk...
Cak Imin Bangga, Luluk Nur Hamidah Resmi Sandang Gelar Doktor Sosiologi UI
Polri Usut Dugaan Korupsi...
Polri Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Pasokan Batu Bara yang Bikin Pemadaman Listrik Bergilir
Presiden Prabowo Sambut...
Presiden Prabowo Sambut Kedatangan PM India Narendra Modi di Lanud Halim Perdanakusuma
Banggar Ungkap Anggaran...
Banggar Ungkap Anggaran MBG Turun pada RAPBN 2027, Jadi Rp174 Triliun
Prabowo dan PM Wong...
Prabowo dan PM Wong Sepakati 26 Kerja Sama, Pertahanan hingga Keselamatan Nuklir
Lulusan Tak Cukup Pintar...
Lulusan Tak Cukup Pintar AI, IHBS Cetak Generasi Berakhlak Islam di Tengah Revolusi Teknologi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved