Polisi Libatkan Bawaslu Awasi Aksi May Day 2018

Senin, 30 April 2018 - 17:08 WIB
Polisi Libatkan Bawaslu...
Polisi Libatkan Bawaslu Awasi Aksi May Day 2018
A A A
JAKARTA - Kepolisian melibatkan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk mengawasi aksi Hari Buruh Internasional atau May Day 2018, Selasa 1 Mei 2018 besok.

Pelibatan Bawaslu untuk mengantisipasi kemungkinan adanya pihak yang memanfaatkan aksi tersebut untuk kepentingan politik.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, aksi unjuk rasa para buruh itu harus bersih dari kampanye politik. Massa aksi dilarang membawa atribut partai dan alat peraga politik lainnya di tengah-tengah aksi.

"Misal ada pelanggaran pemilu, Bawaslu yang akan menindaknya. Jadi ada ketentuan tersendiri yang akan menindak, semua ada aturannya, ada Bawaslu yang akan mengawasi," ujar Argo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/4/2018).

Dia menerangkan, polisi pun sudah berkoordinasi dan akan bekerja sama dengan Bawaslu untuk mengawasi massa aksi yang berjumlah 30 ribuan buruh itu. Alasannya, Bawaslu merupakan lembaga kompeten yang mengurusi pelanggaran kampanye.

Selain itu, tambah Argo, aksi May Day pun tidak boleh dijadikan ajang deklarasi dukungan terhadap calon presiden. "Itu tak ada perizinan (soal-red) deklarasi," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Terapkan Social Distancing,...
Terapkan Social Distancing, Buruh Gelar Aksi Tolak Omnibus Law di Depan DPRD Sumut
May Day 2020, Tokoh...
May Day 2020, Tokoh Ini Sebut Dinas Tenaga Kerja Harusnya Jadi Rumah Bagi Kaum Buruh
Disnaker Jakarta Umumkan...
Disnaker Jakarta Umumkan 3 Serikat Buruh Pemenang Lomba Cerdas Cermat May Day 2024
Rayakan Hari Buruh,...
Rayakan Hari Buruh, SPN dan FSB Garteks Suarakan Konsep Hubungan Industrial
Ganjar Hadiri Salatiga...
Ganjar Hadiri Salatiga Mayday 2023, Serap Aspirasi Para Buruh
Komitmen Legislator...
Komitmen Legislator Arzeti Bilbina untuk Kesejahteraan Buruh
Berita Terkini
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Infografis
6 Kendaraan Polisi yang...
6 Kendaraan Polisi yang Biasa Diterjunkan dalam Aksi Demo
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved