Fatayat NU Ingatkan Peran Perempuan di Tahun Politik

Kamis, 26 April 2018 - 22:36 WIB
Fatayat NU Ingatkan...
Fatayat NU Ingatkan Peran Perempuan di Tahun Politik
A A A
AMBON - Geliat hangat tahun politik sudah mulai dirasakan masyarakat. Tahun ini hingga 2019, Indonesia akan menggelar pesta demokrasi untuk memilih para pemimpin bangsa. Baik itu melalui Pilkada serentak 2018 maupun Pemilu dan Pilpres 2019 .

Terkait pesta demokrasi, Ketua Umum Fatayat NU Anggia Ermarini mengingatkan kembali peran perempuan dalam tahun politik. Sampai saat ini para pemegang kebijakan di ranah politik masih didominasi oleh kaum lelaki.

"Perempuan memiliki potensi diplomasi yang besar andai mau digali, kemampuan berkomunikasinya juga bisa diandalkan," kata Anggia di sela-sela Pembukaan Konbes Fatayat NU di Ambon, Kamis (26/4/2018) dalam siaran pers yang diterima SINDOnews.

Menurut Anggia, di tahun politik ini perempuan harus aktif berpartisipasi agar sektor-sektor penting dalam upaya pemberdayaan anak dan perempuan dapat diakomodir dengan baik. Perempuan memiliki sensitivitas lebih tinggi dalam hal tersebut karena hal itu sekaligus cerminan kehidupannya.

"Perempuan-perempuan di perdesaan masih banyak yang minim memiliki akses pelayanan publik, misalnya kesehatan, ekonomi, dan pendidikan. Ini sangat menyedihkan karena berakibat pada masih tingginya angka ketertinggalan perempuan di sektor publik" jelasnya

Anggia mendorong Fatayat NU untuk melakukan sesuatu lebih banyak lagi. Membuka wawasan perempuan soal politik dan menjadikan politik sebagai media ibadah. Fatayat NU juga mendorong kader-kader terbaiknya untuk mau berjuang melalui jalur politik juga.

Menurut Anggia, jika politik dipandang dengan positif maka bisa menjadi alat untuk membuat kebijakan dan perubahan yang lebih baik begitupun sebaliknya. "Kalau semakin banyak perempuan memiliki peran strategis di ranah politik maka bisa dipastikan permasalahan ketertinggalan perempuan juga bisa diminimalisir," tutupnya.
(poe)
Berita Terkait
Sejarah Pemilu di Indonesia...
Sejarah Pemilu di Indonesia dari Masa ke Masa, Info Penting untuk Tugas Sekolah
E-Rekap Pilkada 2020,...
E-Rekap Pilkada 2020, KPU Harus Belajar dari Situng Pemilu 2019
Belajar dari 2019, Waktu...
Belajar dari 2019, Waktu Pencoblosan Pemilu 2024 Dinilai Tak Realistis
Terus Bergerilya, Relawan...
Terus Bergerilya, Relawan Ridwan Kamil Capres 2024 Himpun Dukungan Ormas-Komunitas
Berkaca 2019, Fahri...
Berkaca 2019, Fahri Hamzah Minta Pemilu Serentak 2024 Zero Accident
Pilkada Digelar 2024,...
Pilkada Digelar 2024, PKS Khawatir Korban Jiwa Lebih Besar Dibanding Pemilu 2019
Berita Terkini
KPK Sita Uang-Perhiasan...
KPK Sita Uang-Perhiasan usai Geledah Rumah Dinas Bupati dan Kantor Dinas Kabupaten Sukoharjo
TKBM Pelabuhan Ungkap...
TKBM Pelabuhan Ungkap Platform Digital Dermaga Atasi Masalah Bongkar Muat
Pemerintah Bakal Batasi...
Pemerintah Bakal Batasi Konten LGBT, Aturan Teknis Masih Disiapkan
Prabowo Kumpulkan Menteri...
Prabowo Kumpulkan Menteri hingga Kepala Lembaga ke Istana, Ada Apa?
Tingkatkan Kualitas...
Tingkatkan Kualitas Wakaf, BWI Dorong Sertifikasi Nazir secara Masif
Program Mandatori B50...
Program Mandatori B50 Wujudkan Swasembada Energi
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved