Garuda-Saudi Arabia Layani Direct Flight Haji 2018

Selasa, 10 April 2018 - 12:41 WIB
Garuda-Saudi Arabia...
Garuda-Saudi Arabia Layani Direct Flight Haji 2018
A A A
JAKARTA - Kementerian Agama (Kemenag) menunjuk dua maskapai penerbangan, yakni Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines, menjadi maskapai penerbangan haji 2018.

Kedua maskapai ini dicarter dengan sistem penerbangan langsung (direct flight). Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Nizar Ali mengatakan, Garuda dan Saudi Arabia telah menandatangani perjanjian transportasi udara jamaah haji reguler 2018. Kedua maskapai melayani penerbangan jamaah haji, di mana gelombang pertama dimulai 17 Juli dan gelombang kedua pada 29 Juli.

Adapun masa operasional pemberangkatan dan pemulangan akan berlangsung selama 30 hari. Gelombang pemulang an pertama akan berlangsung 13 hari dan gelombang ke dua selama 17 hari. Nizar menjelaskan, penetapan kedua maskapai ini telah melalui proses panjang. Kemenag mengundang seluruh maskapai untuk berpartisipasi dalam penyediaan maskapai penerbangan haji.

Ada empat maskapai yang mengambil dokumen, yakni Garuda Indonesia, Saudi Arabia, Air Asia X, dan Sriwijaya Air. Kemudian, maskapai yang menghadiri penjelasan dokumen berkurang menjadi tiga yakni Garuda, Sriwijaya, dan Saudi Arabia.

Sementara yang menyampaikan dokumen penawaran hanyalah dua maska pai, yakni Garuda dan Saudi Arabia. Dia menjelaskan, maskapai yang ditunjuk sebagai penyelenggara transportasi udara haji ialah yang memiliki kompetensi tinggi sebagai penyelenggara transportasi udara, yang sekurang-kurangnya mereka harus memenuhi administrasi teknis standar kelaikan udara, kapasitas kursi, dan standar pelayanan.

“Ini sesuai dengan apa yang menjadi patokan standar untuk jasa maskapai penerbangan,” jelas Nizar seusai penandatanganan kerjasama di Kantor Kemenag, Jakarta, kemarin.

Penerbangan yang dipakai ini menggunakan sistem carter sehingga pesawat yang dipakai ke Madinah, lalu kembali ke Indonesia, itu harus kosong karena pemerintah menyewanya tanpa harus melakukan transit.

Sementara itu, transit hanya diperbolehkan untuk kepentingan pengisian bahan bakar ataupun atas alasan keselamatan penerbangan sehingga harus mendarat di satu wilayah tertentu.

Nizar menjelaskan, ada 12 embarkasi yang dijadikan titik tolak pemberangkatan yaitu Aceh, Medan, Batam, Padang, Palembang, Cengkareng, Solo, Surabaya, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar, dan Lombok.

Kemudian, jumlah asumsi penumpang yang akan diangkut Garuda sebanyak 107.959 penumpang atau sekitar 52,27% dan Saudi Arabia akan mengangkut 98.571 penumpang atau sekitar 47,73%.

Menag Lukman Hakim Saifuddin menyatakan sangatlah pen ting dalam memastikan kelancaran operasional haji, termasuk peranan dari aspek trans portasi udara ini. Oleh karena itu, pihaknya berupaya memastikan seluruh proses pelaksanaan transportasi udara haji tahun ini dapat memberikan layanan transportasi udara terbaik bagi seluruh jamaah haji Indonesia.

Sementara Direktur Utama Garuda Indonesia Pahala N Mansury mengatakan, pihaknya telah menyiapkan armada terbaik. Pahala menambahkan, tahun ini Garuda Indonesia juga memperkaya layanan in-flight entertainment para jamaah haji dengan menyediakan tayangan bernuansa islami. Selain itu, Garuda Indonesia juga menyediakan pilihan menu yang disesuaikan dengan selera daerah sesuai hasil meal test di setiap embarkasi. (Neneng Zubaidah)
(nfl)
Berita Terkait
Sama-Sama Ibadah ke...
Sama-Sama Ibadah ke Tanah Suci, Apa Bedanya Haji dan Umrah?
Umrah Berkali-kali Saat...
Umrah Berkali-kali Saat Haji: Dianjurkan atau Tidak?
Tingkatkan Layanan Haji...
Tingkatkan Layanan Haji dan Umrah, Ashuri Gandeng Mecca Construction
Waroeng Steak & Shake...
Waroeng Steak & Shake Kembali Berangkatkan Ibadah Umrah Puluhan Karyawannya
7 Keutamaan Menunaikan...
7 Keutamaan Menunaikan Umrah di Bulan Suci Ramadan
Travel Indonesia dan...
Travel Indonesia dan Arab Saudi Kolaborasi Penuhi Kebutuhan Haji dan Umrah
Berita Terkini
Rapat Satgas PKH di...
Rapat Satgas PKH di Kemenhan, Panglima TNI hingga Jaksa Agung Hadir, Kapolri Tak Terlihat
Gus Lilur: Rekonsiliasi...
Gus Lilur: Rekonsiliasi Nasional Harus Diawali Kebenaran dan Penegakan Hukum
Sidang Praperadilan...
Sidang Praperadilan ke-2 Hari Ini, Roy Suryo Siap Dengarkan Jawaban Polda Metro Jaya
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Tersangka, Gerindra Dorong Evaluasi Total Sistem Pengawas Internal Kejaksaan
Ungkap Asal Usul Ide...
Ungkap Asal Usul Ide KDMP, Prabowo: Agar Rakyat Tak Terjerat Lintah Darat
Sahroni: Komisi III...
Sahroni: Komisi III Awasi Langsung Penggeledahan Kasus Febrie sebagai Bentuk Transparansi Hukum
Infografis
Biaya Penyelenggaraan...
Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 2026 per Embarkasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved